SORONG KOTA, iNewsSorongraya.id — Aparat gabungan Polresta Sorong Kota dan Polsek Sorong Barat berhasil meredam bentrok dua kelompok pemuda di kawasan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kamis (28/5/2026) dini hari.
Kerusuhan yang berlangsung selama beberapa jam itu menyebabkan enam orang terluka, termasuk dua anggota polisi dan seorang anak di bawah umur.
Kabag Ops Polresta Sorong Kota, Kompol Muhammad Andi Nurul Yaqin (Kanan) bersama personel Polresta Sorong Kota saat bersiaga paska bentrok dua kelompok pemuda di kawasan Rufei, Kota Sorong. (FOTO : iNewssorongraya.id -ANDCHA)
Kapolsek Sorong Barat AKP Max Pigai menyebut situasi mulai kondusif setelah aparat melakukan mediasi terhadap kedua kelompok yang bertikai.
“Terkait korban masih kami data, namun memang tadi ada korban yang alami luka-luka termasuk satu anggota Polisi dan saya sendiri alami lemparan batu,” ujar AKP Max Pigai.
Seorang personel Polisi dari Dalmas Polresta Sorong Kota jadi korban saat mengamankan bentrok dua kelompok pemuda di Kota Sorong, Rabu (27/5/2026) malam tadi. (FOTO : iNewssorongraya.id -ANDCHA)
Menurut polisi, bentrokan diduga dipicu kesalahpahaman yang berkembang setelah kasus penganiayaan terhadap warga Rufei beberapa hari sebelumnya.
Seorang personel Polisi dari Dalmas Polresta Sorong Kota jadi korban saat mengamankan bentrok dua kelompok pemuda di Kota Sorong, Rabu (27/5/2026) malam tadi. (FOTO : iNewssorongraya.id -ANDCHA)
Meski kondisi mulai terkendali, aparat masih melakukan patroli dan penjagaan di sejumlah titik rawan untuk mencegah bentrok lanjutan.
“Walaupun kondisi sudah mulai kondusif namun personel kami dari Polsek tetap stanby dan melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya aksi lanjutan,” katanya.
Personel Kepolisian gabungan dari Polresta Sorong Kota dan Polsek Sorong Barat bersiaga paska bentrok. (FOTO : iNewssorongraya.id -ANDCHA)
Polisi mengimbau kedua kelompok pemuda menahan diri dan menyerahkan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
