Viral Video Wisatawan Mancanegara Diserang Pemuda Mabuk di Manokwari, Citra Pariwisata Tercoreng

CHANRY SURIPATTY
Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan aksi seorang pemuda mabuk menyerang rombongan wisatawan asing asal Belanda di kawasan Amban, Manokwari, Papua Barat, Minggu (25/10/2026).

MANOKWARI, iNewsSorongRaya.id– Aksi premanisme yang mencoreng wajah pariwisata Papua Barat kembali terjadi. Sekelompok wisatawan mancanegara asal Belanda menjadi korban pemalakan dan penyerangan oleh seorang pemuda yang diduga kuat tengah mabuk minuman keras di kawasan Amban, sekitar Universitas Papua (UNIPA), Manokwari, pada Minggu (25/10/2026).

Insiden memalukan ini terekam jelas dalam sebuah video berdurasi 50 detik yang kini viral di platform media sosial Facebook. Dalam tayangan tersebut, pelaku secara beringas mengayunkan sebatang kayu ke arah rombongan turis yang sedang melintas. Beruntung, salah satu wisatawan pria asing itu dengan sigap memberikan perlawanan untuk membela diri dan melindungi rombongannya dari amukan pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula ketika oknum pemuda tersebut berusaha memalak para turis yang tengah menikmati keindahan kota Manokwari. Lantaran para wisatawan asing itu menolak tuntutan pelaku dan melayangkan protes, pelaku langsung naik pitam dan melakukan agresi fisik.

Kejadian ini memicu gelombang kecaman dari warganet. Mayoritas netizen di media sosial mendesak aparat penegak hukum untuk segera menyapu bersih penyakit masyarakat, khususnya peredaran minuman keras yang kerap menjadi pemicu utama tindak kriminalitas di ruang publik.

Sumber terpercaya menyebutkan bahwa para korban telah mendatangi kantor kepolisian setempat guna melaporkan aksi kekerasan tersebut serta meminta jaminan perlindungan hukum selama berada di Indonesia.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, jajaran Polresta Manokwari maupun Polda Papua Barat masih bungkam. Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi pasti, identitas pelaku, maupun langkah hukum yang akan diambil untuk menuntaskan kasus tersebut.

Sikap diam aparat tentu menjadi preseden buruk bagi iklim pariwisata daerah. Jika aksi kekerasan terhadap tamu negara dibiarkan tanpa tindakan hukum yang cepat dan terukur, reputasi Manokwari sebagai destinasi wisata yang aman dan ramah dipastikan akan hancur di mata dunia internasional. Polisi dituntut segera menangkap pelaku guna memulihkan rasa aman di tengah masyarakat.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network