MULIA, iNewssorongraya.id – Suasana kondusif menjadi prioritas utama usai Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil menggulung DPO berbahaya berinisial KK (33). Aparat kepolisian langsung menerbitkan imbauan tegas agar masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, tidak terprovokasi oleh penyebaran disinformasi yang mencoba mengeruhkan situasi pascapenangkapan.
Kehadiran aparat di wilayah Kampung Usir pada Kamis (22/10/2026) sukses mensterilkan lingkungan dari ancaman buronan kasus penganiayaan berat tersebut. Kini, tugas terberat adalah memutus rantai narasi bohong yang sering kali merebak pascaoperasi penegakan hukum.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, pada Jumat (23/10/2026), melontarkan seruan langsung kepada penduduk distrik.
“Akan kita gali terus, kami sangat berharap agar masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum tervalidiasi. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Papua tetap aman dan kondusif. Polisi bersama masyarakat menjaga keamanan dan kedamaian di tanah Papua,” tutur Yusuf.
Sinergi masyarakat sangat vital guna mencegah munculnya tindak pidana susulan. Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H., menambahkan jaminan keamanan bagi pelapor informasi (whistleblower).
“Kami berharap masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan proses penegakan hukum di wilayah Puncak Jaya. Kami memastikan kerahasiaan identitas pemberi informasi tetap dijaga,” ucap Ardiansyah. Keamanan sipil di Puncak Jaya diklaim tetap stabil dan terkendali sepenuhnya.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
