SORONG KOTA, iNewssorongraya.id — Pemeriksaan terhadap Wei Shang di Sorong tidak berhenti pada dokumen keimigrasian. Imigrasi kini hendak mengurai alasan kedatangannya ke Raja Ampat, aktivitas yang dilakukan, serta dengan siapa warga negara China tersebut berada selama berada di kawasan wisata dunia itu.
Wei Shang tiba di Sorong setelah sebelumnya diamankan petugas Imigrasi Makassar ketika hendak meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Pengamanan itu dilakukan setelah muncul laporan mengenai dugaan pelanggaran konservasi di Raja Ampat yang kemudian ditindaklanjuti melalui jalur keimigrasian.
Kasubsi Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong, Galih Dwi Prawita, mengatakan pemeriksaan terhadap Wei Shang diperlukan untuk mendapatkan keterangan langsung mengenai keberadaannya di Raja Ampat.
“Yang bersangkutan warga negara Tiongkok. Terkait kehadirannya di Raja Ampat dengan siapa dan tujuannya ke Raja Ampat, kami belum tahu. Kami masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dulu,” kata Galih.
Pernyataan tersebut membuka ruang pendalaman baru. Sebab, selain memastikan status keimigrasian, petugas perlu mencocokkan keterangan Wei Shang dengan informasi dan bukti awal yang telah diterima dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
Laporan Pemkab Raja Ampat sendiri disebut berasal dari informasi Patroli Masyarakat Adat DPL Meos Mansar. Laporan tersebut dilengkapi sejumlah dokumentasi berupa foto dan video yang dikaitkan dengan aktivitas spearfishing serta keberadaan satwa yang diduga mati.
Dugaan tersebut kemudian mencuat setelah beredar video yang memperlihatkan aktivitas penyelaman dan penggunaan speargun yang dikaitkan dengan perburuan penyu di kawasan Raja Ampat. Sejumlah pemberitaan juga melaporkan adanya dokumentasi lain yang memperlihatkan penyu telah diolah menjadi makanan. Namun, keterkaitan Wei Shang dengan seluruh dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan.
Karena itu, pemeriksaan di Sorong menjadi penting untuk menyusun rangkaian peristiwa secara utuh. Petugas perlu mengetahui kapan Wei Shang berada di Raja Ampat, lokasi yang dikunjunginya, tujuan kegiatannya, serta pihak-pihak yang berinteraksi dengannya selama perjalanan.
Galih mengatakan proses pemeriksaan baru dapat dilakukan setelah penasihat hukum dan penerjemah yang diminta Wei Shang hadir.
“Kalau misalkan yang bersangkutan sudah bisa menghadirkan penasihat hukum dan translator, kita bisa langsung melakukan pemeriksaan hari ini. Yang bersangkutan juga sudah bersedia didampingi penasihat hukum dan translator. Dia memang minta untuk yang bahasa Mandarin,” ungkapnya.
Untuk sementara, petugas telah meneliti paspor dan sejumlah dokumen lainnya. Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta juga telah berkoordinasi dengan Imigrasi Sorong dan mendukung proses hukum yang berjalan.
Sementara itu, kepolisian turut mengikuti perkembangan pemeriksaan.
Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya disebut menunggu hasil pemeriksaan Imigrasi sebelum mendalami alat bukti dan menentukan peningkatan penanganan perkara.
Galih menegaskan belum ada kesimpulan akhir mengenai dugaan pelanggaran yang dikaitkan dengan Wei Shang. Penentuan langkah berikutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan serta bukti yang diperoleh.
“Kalau memang nanti ada pelanggaran keimigrasian, nanti kita ada atensi dulu di sini. Cuma kita belum melakukan pemeriksaan, jadi saya belum tahu nanti langkah selanjutnya seperti apa, keterangan yang disampaikan seperti apa,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh wisatawan asing agar menghormati aturan yang berlaku di Raja Ampat, khususnya terkait kawasan konservasi.
“Karena Raja Ampat ini merupakan destinasi wisata dunia, peristiwa ini merupakan peristiwa besar tentang Raja Ampat, terutama konservasi di wilayah Raja Ampat. Kepada seluruh orang asing yang datang ke Raja Ampat, saya harap dapat menghormati hukum dan peraturan yang berlaku di wilayah ini,” tandas Galih.
Ia juga meminta para pemandu wisata tidak mempromosikan aktivitas spearfishing di wilayah yang telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi.
Kini, pemeriksaan di Sorong menjadi pintu untuk menjawab pertanyaan yang belum terurai: apa tujuan Wei Shang datang ke Raja Ampat, aktivitas apa yang dilakukan, dan siapa saja yang bersamanya. Jawaban atas pertanyaan itu akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah penanganan perkara selanjutnya.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
