SORONG, iNewssorongraya.id – Awali kepemimpinannya sebagai Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Hengki Haryadi melakukan silaturahmi dengan pimpinan DPR Papua Barat Daya di tengah kebutuhan memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah.
Hengki melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor DPR Papua Barat Daya, Selasa (15/9/2026), sekitar pukul 09.00 WIT. Kedatangannya diterima langsung Ketua DPR Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim bersama Wakil Ketua II Fredrik F.A. Marlissa, para ketua fraksi, pimpinan DPRD, dan sejumlah anggota dewan.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi antara aparat penegak hukum dan lembaga legislatif. Forum itu juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan dan sosial yang berkembang di Papua Barat Daya.
Kapolda menekankan pentingnya hubungan komunikasi yang solid antara kepolisian dan DPR Papua Barat Daya. Menurutnya, koordinasi lintas lembaga diperlukan agar persoalan yang berkembang di masyarakat dapat direspons secara tepat dan terukur.
Kehadiran sejumlah pejabat utama Polda Papua Barat Daya, antara lain Irwasda, Dirintelkam, Dansat Brimob, Dir Samapta, dan Kabid Propam, menunjukkan bahwa penguatan koordinasi tersebut melibatkan unsur strategis kepolisian.
Dari sisi legislatif, Ortis Sagrim bersama jajaran pimpinan dan ketua fraksi menyambut kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi kelembagaan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Namun, substansi pertemuan menjadi penting karena stabilitas keamanan memiliki keterkaitan langsung dengan keberlangsungan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sinergi antara Polda Papua Barat Daya dan DPR Papua Barat Daya ke depan diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal. Komunikasi tersebut perlu diwujudkan melalui koordinasi yang konsisten, terutama dalam merespons persoalan keamanan, menjaga ketertiban masyarakat, dan mendukung program pembangunan daerah.
Bagi Papua Barat Daya sebagai provinsi baru, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan kebijakan daerah berjalan dalam situasi yang aman dan kondusif.
Pertemuan Kapolda dan DPR Papua Barat Daya pun menjadi awal penguatan hubungan kelembagaan. Tantangan berikutnya adalah memastikan sinergi tersebut benar-benar hadir dalam penyelesaian persoalan masyarakat, bukan sekadar tercatat sebagai agenda seremonial.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
