JAKARTA, iNewsSorongRaya.id - Di era Orde Baru, pengusaha kawakan Liem Sioe Liong (Om Liem) dikenal memiliki pengaruh bisnis yang sangat kuat serta akses yang begitu dekat dengan Presiden Soeharto. Keduanya sudah menjalin hubungan akrab sejak era Perang Kemerdekaan di Jawa Tengah.
Namun, kedekatan dan pengaruh sang konglomerat tidak lantas membuatnya kebal dari ketegasan Jenderal TNI M Jusuf, sosok Menhankam/Panglima ABRI yang terkenal lurus, jujur, dan berani.
Sebuah kisah legendaris mencatat momen ketika Jenderal M. Jusuf secara terang-terangan menampar Liem Sioe Liong tepat di area kediaman pribadi Presiden Soeharto di Jalan Cendana, Jakarta.
Awal Mula Insiden di Jalan Cendana
Peristiwa tersebut terjadi ketika Jenderal M. Jusuf hendak menemui Presiden Soeharto di kediamannya untuk melaporkan urusan dinas dan stabilitas keamanan negara. Saat tiba di lokasi, M. Jusuf mendapati Liem Sioe Liong juga berada di sana.
Sikap Om Liem yang begitu santai dan terkesan sangat bebas keluar-masuk rumah sang Presiden memicu rasa kurang senang dari Jenderal M. Jusuf. Bagi M. Jusuf, kediaman Kepala Negara dan Panglima Tertinggi adalah tempat yang harus dihormati dengan etika yang ketat, bukan tempat yang bisa dijadikan sarana manuver atau ajang pamer pengaruh oleh para pengusaha.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
