Royalti Freeport Bukan Milik Segelintir Orang! Bupati Maybrat: Seluruh OAP Berhak Sejahtera!
TIMIKA, iNewsSorongraya.id – Bupati Maybrat, Karel Murafer, menyoroti ketimpangan pembagian manfaat kekayaan alam Papua dalam Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua di Timika, Papua Tengah.
Dalam forum yang menghasilkan “12 Komitmen Timika” itu, Murafer menegaskan kekayaan sumber daya alam Papua harus menjadi milik bersama seluruh orang asli Papua (OAP), bukan hanya daerah penghasil.
Pernyataan tersebut disampaikan Murafer di hadapan kepala daerah se-Tanah Papua dalam forum yang berlangsung pada 11–12 Mei 2026. Forum itu menjadi momentum konsolidasi pemerintah daerah di enam provinsi Papua untuk menyepakati arah percepatan pembangunan, penguatan otonomi khusus (Otsus), hingga pemerataan manfaat ekonomi di wilayah Papua.
Murafer secara khusus menyoroti pembagian royalti Freeport yang selama ini dinilai belum sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan bagi daerah nonpenghasil di Tanah Papua.
“Dari poin-poin yang disepakati oleh enam gubernur, ada dua hal yang saya sarankan, pertama saya setuju sekali apa yang disampaikan oleh Gubernur Papua Tengah, kekayaan Tuhan ciptakan untuk seluruh Tanah Papua, khususnya baik yang ada di laut maupun di perut bumi Ini menjadi kekayaan bersama orang asli Papua,” kata Karel Murafer.
Ia menegaskan, konsep pemerataan manfaat kekayaan alam Papua harus menjadi pijakan utama dalam pelaksanaan Otsus maupun kebijakan fiskal nasional terhadap Papua.
Editor : Chanry Suripatty