get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Baru Masuk TKP, Kekerasan Terhadap Tiga Warga Maybrat Masih Misteri

Maybrat Terancam Kemarau Panjang, Satgas Bencana Dinilai Mendesak Dibentuk

Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:49 WIB
header img
Peta penyebaran titik api di wilayah Papua. Foto: Ist

MAYBRAT, iNewsSorongRaya.id — Pemerintah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, didorong tidak menunggu kebakaran hutan terjadi untuk bertindak. Ancaman kemarau panjang hingga November, ditambah potensi dampak fenomena El Niño, dinilai membutuhkan langkah mitigasi yang terukur sejak dini.

Dorongan tersebut disampaikan aktivis masyarakat adat dan intelektual muda Maybrat, Alfius Kambu, yang menilai kondisi geografis daerah dengan kawasan hutan, pertanian, perkebunan lokal, dan permukiman membuat Maybrat memiliki kerentanan terhadap kekeringan maupun kebakaran.

Menurutnya, pembentukan Satuan Tugas Mitigasi, Pencegahan, dan Penanggulangan Bencana perlu dipertimbangkan sebagai langkah strategis menghadapi risiko bencana selama musim kemarau.

Satgas tersebut tidak semestinya hanya bekerja ketika api sudah membesar. Fungsi utamanya harus mencakup pemetaan kawasan rawan, pemantauan cuaca dan kondisi kekeringan, penguatan sistem peringatan dini, edukasi masyarakat, hingga kesiapan personel, peralatan, dan sumber air.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut