Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Update Ledakan Bom PD II di Biak: 9 Tewas, Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi Lewat DNA
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Diduga Bom PD II Rusak 10 Rumah di Biak, 5 Tewas dan 3 Orang Masih Dicari

Senin, 01 Juni 2026 | 06:25 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
Ledakan Diduga Bom PD II Rusak 10 Rumah di Biak, 5 Tewas dan 3 Orang Masih Dicari
Ledakan diduga bom peninggalan Perang Dunia II merusak 10 rumah warga di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5/2026). Peristiwa ini menyebabkan lima orang tewas dan tiga lainnya masih dalam pencarian.

Kasus ini kembali menyoroti bahaya sisa material perang di wilayah Biak, yang memiliki jejak historis kuat sebagai salah satu kawasan pertempuran pada masa Perang Dunia II. Benda berbahaya yang tertinggal selama puluhan tahun dapat menimbulkan risiko fatal apabila ditemukan warga dan ditangani tanpa keahlian khusus.


Ledakan diduga bom peninggalan Perang Dunia II merusak 10 rumah warga di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5/2026). Peristiwa ini menyebabkan lima orang tewas dan tiga lainnya masih dalam pencarian.

 

Hingga Minggu sore, aparat masih melakukan pengamanan di Kampung Yenures. Polisi meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan dan tidak berupaya memindahkan, membuka, membakar, memotong, atau menjual benda yang diduga amunisi maupun bahan peledak.

Penyelidikan lebih lanjut akan menentukan sumber ledakan, penyebab pasti, serta kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan masih menjadi prioritas aparat di lokasi kejadian.

 

 

 

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut