get app
inews
Aa Text
Read Next : Dua Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Kebun Warga Jayapura

DVI Polda Papua Ambil 6 Sampel DNA Korban Ledakan Biak

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:06 WIB
header img
Tim DVI Polda Papua memeriksa potongan tubuh korban ledakan Biak dan mengambil sampel DNA untuk proses identifikasi ilmiah.

BIAK, iNewsSorongraya.id  — Tim Disaster Victim Identification atau DVI Polda Papua memeriksa 34 potongan jaringan tubuh yang ditemukan selama proses pencarian korban ledakan di Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor.

Dari pemeriksaan tersebut, Tim DVI mengambil enam sampel DNA postmortem. Sampel itu akan dikirim ke Laboratorium DNA Bareskrim Polri untuk mendukung proses identifikasi korban ledakan bom Biak secara ilmiah.

Ledakan yang terjadi pada 31 Mei 2026 itu diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II. Hingga hari keenam pascakejadian, tim gabungan masih melakukan pencarian, sterilisasi lokasi, dan penyelidikan penyebab ledakan.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., mengatakan proses pencarian korban belum dihentikan. Menurut dia, tim gabungan masih bekerja untuk menemukan korban yang belum ditemukan.

"Kami bersama seluruh unsur TNI, Basarnas, dan instansi terkait terus berupaya semaksimal mungkin dalam proses pencarian korban yang masih belum ditemukan. Area Ring Satu saat ini telah dinyatakan steril 100 persen, namun masyarakat tetap tidak diperkenankan memasuki lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pencarian serta penyelidikan yang masih berlangsung," ucap Kapolres saat melakukan press release pada Jumat, (05/06/2026).

Pada hari yang sama, Tim Basarnas bersama unsur gabungan kembali menemukan 17 potongan bagian tubuh di sekitar lokasi kejadian. Temuan terbaru itu juga akan diserahkan kepada DVI Polda Papua untuk proses identifikasi.

Petugas turut menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Barang tersebut meliputi kartu keluarga atas nama Luther Raubabah, proyektor Sony, telepon genggam Samsung, bor listrik, tas, dompet, mixer, dan satu batang besi.

AKBP Ari mengatakan seluruh temuan akan diperiksa untuk mendukung penyelidikan. Pemeriksaan forensik menjadi bagian penting untuk memastikan identitas korban dan mengungkap penyebab ledakan.

"Kami memastikan seluruh barang bukti yang ditemukan akan diperiksa secara mendalam oleh tim penyidik dan laboratorium forensik. Fokus kami saat ini adalah menemukan korban yang masih belum ditemukan, mengidentifikasi seluruh korban secara akurat, serta mengungkap secara tuntas penyebab peristiwa ini," tegasnya.

Proses identifikasi DNA menjadi langkah kunci untuk memastikan identitas korban ledakan Biak secara ilmiah dan mencegah kekeliruan dalam penanganan korban.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut