get app
inews
Aa Text
Read Next : Penembakan di Lokasi FBLB, TNI-Polri Evakuasi Wisatawan Asing dan Masyarakat

Polda Papua Siagakan Aparat pada 7 Titik di Kota Wamena Usai Konflik Antarkelompok

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:09 WIB
header img
Aparat Kepolisian bersiaga di sejumlah titik di Kota Wamena. (FOTO : iNewssorongraya.id - HO: Bid Humas Polda Papua)

 

JAYAPURA, iNewssorongraya.idPolda Papua memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mulai berangsur kondusif setelah konflik antarkelompok masyarakat terjadi beberapa waktu lalu.

Aparat gabungan dari Polres Jayawijaya dan Sat Brimob Polda Papua masih disiagakan di tujuh titik strategis di wilayah Kota Wamena. Penempatan personel tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan susulan serta memastikan aktivitas warga kembali berjalan aman.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito,  mengatakan kondisi Wamena terus menunjukkan perkembangan positif. Menurut dia, masyarakat mulai kembali menjalankan kegiatan harian setelah situasi sempat terganggu akibat konflik sosial.

“Situasi di Wamena saat ini berangsur-angsur kondusif. Masyarakat sudah mulai kembali melaksanakan aktivitas seperti biasa, baik kegiatan peribadatan, perkantoran maupun aktivitas pendidikan,” ucap Kabid Humas saat ditemui di Mapolda Papua Koya Koso, Senin (18/05/2026).

Cahyo menjelaskan, kehadiran aparat di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga membangun rasa aman di tengah masyarakat. Aparat gabungan terus melakukan patroli dan penjagaan terbatas di sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan pengawasan.

Langkah pengamanan tersebut menjadi bagian dari strategi preventif aparat setelah konflik antarkelompok masyarakat menimbulkan kekhawatiran di Wamena. Polda Papua menilai stabilitas keamanan harus dijaga secara ketat agar proses pemulihan sosial dapat berjalan tanpa gangguan.

Selain pengamanan di tujuh titik, aparat juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan unsur masyarakat. Koordinasi itu dilakukan untuk memastikan penyelesaian konflik tidak hanya bergantung pada pendekatan keamanan, tetapi juga melibatkan mekanisme sosial yang diterima warga.

“Langkah persuasif dan dialogis akan terus dikedepankan bersama pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait agar situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat serta memastikan seluruh aktivitas berjalan aman,” ungkapnya.

Polda Papua juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Aparat meminta warga menjaga persatuan dan tidak menyebarkan kabar yang dapat memicu ketegangan baru.

Hingga Senin, situasi kamtibmas di Wamena secara umum terpantau aman dan terkendali. Polda Papua memastikan aparat tetap berada di lapangan sampai kondisi benar-benar stabil.

Pemulihan Wamena tidak hanya membutuhkan penjagaan aparat, tetapi juga kedewasaan seluruh pihak untuk menahan diri. Tanpa kerja sama masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, konflik sosial berpotensi meninggalkan luka yang lebih panjang bagi Papua Pegunungan.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut