Oknum Guru SMP di Kota Sorong Bakar Rambut Siswa, Korban Trauma dan Takut Kembali ke Sekolah
SORONG KOTA, iNewsSorongraya.id – Dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah kembali mencuat di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Seorang siswa SMP berinisial PK diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi setelah rambutnya dibakar.
Pelakunya seorang guru yang kini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah di salah satu SMP negeri di Kota Sorong. Peristiwa yang terjadi saat apel pagi itu meninggalkan trauma mendalam bagi korban. Enam bulan berlalu, PK disebut masih takut berhadapan dengan guru yang membakar rambutnya di depan siswa lain.
Ibunda korban, Regina Rumbiak, mengaku hingga kini putranya masih menyimpan rasa malu dan ketakutan akibat kejadian tersebut.
“Anak saya sempat tidak masuk sekolah selama satu minggu karena malu dan trauma. Sampai sekarang dia masih bersekolah tapi ada rasa takut dan lebih memilih menghindar,” ujar Regina saat ditemui wartawan, di kediamannya di Asrama Korem 181/Praja Vira Tama, Rabu (13/5/2026).
Menurut Regina, kejadian bermula saat anaknya kedapatan membawa korek api di saku seragam sekolah ketika apel pagi. Korek api itu disebut terbawa setelah digunakan untuk memasak air panas di rumah sebelum berangkat sekolah. Namun, di tengah apel pagi, seorang guru mengambil korek api tersebut lalu membakar ujung rambut PK di hadapan siswa lain.
“Kemudian salah satu guru di SMP itu dia memegang korek api itu lalu membakar rambut anak saya. Sebelum membakar itu, dia pukul dulu,” tutur Regina.
Editor: Hanny Wijaya