Logo Network
Network

Video: Berdesakan-Desakan di Pasar Murah, Sejumlah Ibu-Ibu Jatuh Pingsan

ZADRAK WANGGAI
.
Selasa, 08 November 2022 | 16:37 WIB

SORONG, iNewsSorong.id - Ratusan warga rela antri berjam jam demi berbelanja di lokas Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Dinas perindustrian dan pedaganggan Provinsi Papua Barat, Selasa (8/11/2022). Pelaksaan Pasar Murah yang digelar di halaman kantor Wali Kota tersebut dalam rangka penanganan inflasi di Provinsi Papua Barat mulai pagi sampai siang hari.

Pelaksanaan Pasar Murah yang dilaksanakan mulai hari ini namun di hari pertama ini terlihat hanya di hadiri oleh warga dari beberapa kelurahan akibat kurangnya pemberitahuan dan sosialisasi kepada warga kota sorong.

Dalam pelaksanaan Pasar Murah tersebut terlihat banyak warga terutama ibu ibu yang jatuh pingsan karena berdesak desakan saat mengantri dan juga warga yang pulang kembali ke rumah mereka karena kecewa sudah mengantri berjam jam namun belum mendapatkan kupon.

Warga mengaku telah mengantri sejak pukul 7 pagi tadi namun sampai saat ini mereka belum mendapatkan kupon dan rata-rata dari mereka tinggal di keluarahan yang jauh dari lokasi pasar murah ini.

Tak hanya itu, ada sejumlah warga yang tak bisa mendapat kesempatan untuk berbelanja pasar murah karena tidak terdata.

Mama Deborah, warga Kelurahan Malasom, Kota Sorong, mengaku dirinya tidak dapat berbelanja di pasar murah karena tidak mendapatkan kupon.

Walaupun sejumlah warga yang jatuh pingsan karena berdesak desakan namun tidak terlihat tim medis yang bersiaga di lokasi pasar murah.

Terlihat hanya sejumlah anggota Kepolisian dari Polresta Sorong dan Petugas Satpol PP dari Pemkot Sorong yang berusaha membantu para warga yang jatuh pingsan.

Pelaksanaan Pasar murah yang dimulai tanggal 8 sampai dengan 9 November 2022 diharapkan dapat membantu masyakarat setempat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Editor : Sayied Syech Boften

Follow Berita iNews Sorongraya di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.