Di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, masyarakat dari berbagai agama hidup rukun dalam harmoni. Salah satu wujud nyata toleransi terlihat saat warga Nasrani dengan penuh keikhlasan menyiapkan hidangan berbuka puasa bagi saudara Muslim mereka selama Ramadan. Tradisi ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga meneguhkan nilai cinta kasih dan saling menghormati yang telah diwariskan turun-temurun.
Kebersamaan ini semakin kuat dengan peran tokoh agama yang menjaga nilai toleransi, serta sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan damai. Kabupaten Tambrauw menjadi contoh bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang mempererat persaudaraan. Dari Tanah Abun, inilah wajah sejati Indonesia: damai, rukun, dan penuh cinta kasih.
Editor: Hanny Wijaya
Related News
Polisi Ungkap Rantai Kekerasan di Tambrauw, 14 DPO Diburu Terkait Pembunuhan dan Pembakaran
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Tambrauw,2 Warga Sipil Tewas Bukan Ditembak dan Pelaku Masih Diburu
Kasus Tambrauw, Polda Papua Barat Daya Sudah Identifikasi KKB
Propaganda KKB dan Narasi “Agen Intelijen”: Cara Lama Membenarkan Kekerasan Terhadap Warga Sipil
Dua Nakes Tewas di Tambrauw, Kapolda Papua Barat Daya Kerahkan Satu SST Pasukan Brimob
Tokoh Gereja Kritik Keras Pemda Tambrauw Soal Kegiatan Berulang di Kota Sorong
Latest Video
Kisah Frans Jemput: Anak Nelayan Raja Ampat Siap Kibarkan Merah Putih Di Istana Negara
SIDAK SPBU : PERTAMINA PASTIKAN KETERSEDIAAN BBM AMAN DI KOTA SORONG JELANG LEBARAN
Polisi Sidak Minyak Goreng Subsidi " Minyak Kita " Di Papua Barat Daya
Masjid Raodah Kota Sorong : Kemegahan Timur Tengah di Tanah Papua
Euforia Warga Sambut Pemimpin Baru Kabupaten Tambrauw