KONI Papua Barat Daya Bidik Lima Emas, Musprovlub Jadi Ujian Kepemimpinan

CHANRY SURIPATTY
Caretaker KONI Papua Barat Daya Eko Budi Supriyono memimpin rapat koordinasi persiapan Musprovlub dan penjaringan calon ketua umum di Kota Sorong.

 

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Musyawarah Provinsi Luar Biasa atau Musprovlub KONI Papua Barat Daya akan menjadi ujian awal pembenahan tata kelola olahraga di provinsi termuda di Indonesia tersebut. Forum itu tidak hanya menentukan ketua umum baru, tetapi juga arah pembinaan atlet menuju target lima medali emas pada Pekan Olahraga Nasional mendatang.

Persiapan Musprovlub dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Konsultasi KONI Papua Barat Daya di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Selasa, (21/7/2026). Pertemuan tersebut sekaligus merumuskan mekanisme penjaringan bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat Daya masa bakti 2026–2030.

Rapat dipimpin Caretaker Ketua KONI Papua Barat Daya, Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyono. Sejumlah pengurus KONI Pusat, perwakilan pemerintah provinsi, pimpinan organisasi perangkat daerah, pengurus cabang olahraga, serta tokoh olahraga daerah turut menghadiri forum tersebut.

Eko menilai kepengurusan caretaker memikul tanggung jawab lebih besar daripada sekadar menjalankan administrasi organisasi. Tim sementara itu harus menyiapkan proses pemilihan pemimpin yang sah, transparan, dan mampu mengonsolidasikan seluruh cabang olahraga.

Kepemimpinan baru juga dituntut memiliki integritas, kemampuan komunikasi, visi pembinaan yang terukur, serta kecakapan mengelola konflik. Kemampuan menjalin kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dan pengurus cabang olahraga menjadi salah satu syarat penting untuk memperkuat organisasi.

Tantangan tersebut berkaitan langsung dengan target Papua Barat Daya meraih sedikitnya lima medali emas pada PON yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Target itu membutuhkan program latihan berkelanjutan, pemetaan cabang unggulan, serta dukungan anggaran yang konsisten.

Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, KONI memiliki peran mengoordinasikan pembinaan olahraga prestasi dan menjadi mitra pemerintah dalam penyusunan kebijakan. Organisasi itu juga bertugas mendukung penyelenggaraan kejuaraan serta mengevaluasi program pembinaan atlet.

Pendanaan olahraga dapat bersumber dari APBN, APBD provinsi, APBD kabupaten dan kota, kerja sama, partisipasi masyarakat, dunia usaha, maupun sumber lain yang sah. Namun, ketersediaan dana perlu disertai perencanaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban yang terbuka agar program pembinaan tepat sasaran.

KONI Papua Barat Daya juga telah menyusun agenda kompetisi hingga 2027. Atlet daerah dijadwalkan mengikuti kejuaraan di Manado pada Oktober 2026 dan kompetisi bola voli pantai di Ancol pada November 2026.

Pada 2027, Papua Barat Daya akan mempersiapkan atlet menghadapi PON Remaja dan PON Indoor di Jakarta. Rangkaian kompetisi tersebut diproyeksikan menjadi sarana evaluasi sebelum atlet memasuki persaingan nasional yang lebih ketat.

Musprovlub karena itu tidak boleh berhenti sebagai agenda pergantian pengurus. Keberhasilannya akan diukur dari lahirnya kepemimpinan yang mampu membenahi organisasi, memastikan anggaran dikelola secara akuntabel, dan mengubah target lima emas menjadi program pembinaan yang konkret.

Transparansi proses penjaringan bakal calon menjadi langkah pertama untuk membangun kepercayaan cabang olahraga. Tanpa tata kelola yang kuat dan pemimpin yang berorientasi pada prestasi, ambisi Papua Barat Daya bersaing di tingkat nasional berisiko hanya menjadi target di atas kertas.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network