Kantor DPRP Papua Barat Daya Lumpuh Total Akibat Pemalangan Keluarga Tersangka Korupsi

CHANRY SURIPATTY
Aksi massa di Kantor DPR Provinsi Papua Barat Daya massa blokade kantor Dewan dan gelar ritual adat dengan membawa seekor babi.

“Saudara kami hanya dipinjam pakai perusahaannya, tetapi justru ditetapkan sebagai tersangka. Sementara pihak lain yang diduga terlibat belum diperiksa,” ujar salah satu orator di lokasi aksi.

Koordinator aksi, Isak Kambu, dalam pernyataan tertulis yang ditujukan kepada Kapolda Papua Barat Daya melalui Polresta Sorong Kota, menyampaikan tiga tuntutan utama. Salah satunya adalah pembebasan IWK sejak 9 Januari 2026.

Menurut keluarga, penahanan tersebut berpotensi menggagalkan masa depan IWK yang tengah menyiapkan pemberkasan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Maybrat.

“IWK ini korban. Ia baru diterima sebagai CPNS dan perlu dibebaskan agar dapat melengkapi seluruh persyaratan administrasi,” kata Maikel Kambuaya dalam orasinya.

Editor : Hanny Wijaya

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network