Kota Sorong Memanas: Jalan Yos Sudarso Diblokade Keluarga Korban Pengeroyokan

STEVANI GLORIA
Kabag Ops Polresta Sorong Kota, Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin. (FOTO: iNewssorongraya.id)

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id — Aksi blokade Jalan Yos Sudarso, Komplek Lido, Distrik Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang dipicu dugaan lambannya penanganan kasus pengeroyokan, masih berlangsung hingga Selasa (3/3/2026) malam. Keluarga korban menutup akses utama sejak pagi dan bertahan sampai pukul 19.45 WIT. 

Pantauan di lokasi menunjukkan warga memalang ruas jalan dengan ranting kayu serta membakar ban bekas. Dampaknya, arus lalu lintas di jalur vital tersebut dialihkan ke rute alternatif oleh aparat kepolisian. 


Aksi blokade jalan oleh keluarga korban pengeroyokan hingga sore hari masih berlangsung. (FOTO: iNewssorongraya.id)

 

Aksi ini dipicu kekecewaan keluarga Agus Taribaba, korban pengeroyokan yang terjadi di areal Pasar Remu pada 22 Februari 2026 lalu. Mereka menilai laporan yang telah dilayangkan ke polisi belum menunjukkan perkembangan signifikan. 

Penasihat hukum korban, Hasiu, menyatakan pemalangan bukan bertujuan menciptakan kekacauan, melainkan menuntut kepastian hukum.
"Keluarga Agus Taribaba tidak punya maksud lain, kita semua hanya ingin minta keadilan dan kepastian hukum atas korban," ujar Hasiu. 


Aksi blokade jalan oleh keluarga korban pengeroyokan hingga sore hari masih berlangsung. (FOTO: iNewssorongraya.id)

 

Ia menjelaskan, sebelum insiden pengeroyokan, pihak keluarga juga telah melaporkan dugaan pengancaman terhadap korban pada 4 Februari. Namun hingga kini, kata dia, status hukum terlapor belum jelas.
"Kita mau laporan yang dilayangkan ke polisi harusnya bisa diproses, sehingga korban juga merasa adil di mata hukum kita," katanya. 

Menurut Hasiu, warga Komplek Lido memahami konsekuensi hukum dari aksi pemalangan. Namun langkah tersebut diambil karena komunikasi yang telah dilakukan berulang kali belum membuahkan hasil konkret.
"Kita sudah berulang kali koordinasi, tapi sampai satu pekan ini belum jelas status pelaku sehingga efeknya gini," tegasnya. 


Aksi blokade jalan oleh keluarga korban pengeroyokan hingga malam hari masih berlangsung. (FOTO: iNewssorongraya.id)

 

Keluarga berharap kepolisian segera menangkap terduga pelaku agar proses hukum berjalan dan rasa keadilan dapat dirasakan. 

Sementara itu, aparat dari Polresta Sorong Kota dan Polsek Sorong Barat dipimpin Kabag Ops Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin bersama Kapolsek Sorong Kota AKP Max Pigay turun langsung ke lokasi untuk melakukan negosiasi. 

Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin mengatakan pihaknya masih melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban dan masyarakat setempat agar blokade dapat dibuka.
"Hari ini kami masih di lokasi, kita masih melakukan pendekatan terhadap masyarakat, seyogyanya bisa dibuka blokade jalan ini, karena ini fasilitas umum, supaya masyarakat lain bisa akses melewati jalan ini. Jadi hari ini kami masih melakukan penggalangan, kebetulan kami bersama dengan salah satu tokoh agama di wilayah ini, dan masih melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban, semoga nanti ada titik temu dari pertemuan itu,"ungkapnya. 


Aksi blokade jalan oleh keluarga korban pengeroyokan hingga malam hari masih berlangsung. (FOTO: iNewssorongraya.id)

 

Terkait tuntutan agar pelaku segera ditangkap, ia memastikan tim telah bergerak melakukan pengejaran.
"Terkait hal tersebut, anggota kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami mohon doanya semoga pelaku segera ditangkap, "tegasnya. 

Ia juga menyebut kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Sorong secara umum masih terkendali.
"Untuk situasi Kamtibmas di wilayah Kota Sorong hingga sore ini masih kondusif, cuma memang untuk di Komplek Lido ini ada sedikit dinamika yang berkembang, tapi untuk arus lalu lintas, tadi kami sudah upayakan untuk dialihkan melalui jalur lain,"ujarnya. 

Kepolisian mengimbau warga mempercayakan proses hukum kepada aparat.
"Kami imbau kepada masyarakat untuk mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut,"pungkasnya. 


Aksi blokade jalan oleh keluarga korban pengeroyokan hingga malam hari masih berlangsung. (FOTO: iNewssorongraya.id)

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota AKP Afriangga U Tan menegaskan penyidik masih bekerja di lapangan.
"Anggota sementara melakukan pengejaran terhadap pelaku, semoga segera bisa ditangkap," tegasnya. 

Hingga pukul 19.45 WIT, negosiasi antara aparat dan keluarga korban masih berlangsung. Blokade di Jalan Yos Sudarso belum sepenuhnya dibuka, sementara aktivitas warga di sekitar Komplek Lido tetap dipantau aparat untuk mencegah eskalasi.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network