get app
inews
Aa Text
Read Next : Ledakan Diduga Bom PD II Rusak 10 Rumah di Biak, 5 Tewas dan 3 Orang Masih Dicari

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak Tewaskan 5 Orang, Tiga Korban Masih Dicari

Senin, 01 Juni 2026 | 05:34 WIB
header img
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

 

JAYAPURA, iNewssorongraya.id — Ledakan besar yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT. Lima warga dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.

Polda Papua melalui Polres Biak Numfor langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Aparat kepolisian bersama TNI, Basarnas, pemerintah daerah, dan instansi terkait melakukan evakuasi korban, pengamanan area, serta penyelidikan awal untuk memastikan sumber ledakan.


Kasat Reskrim Polres Biak Numfor Iptu Daniel Rumpaidus bersama personel saat mengamankan lokasi kejadian ledakan bom di pemukiman warga.

 

Berdasarkan informasi awal di lapangan, ledakan terjadi di area bawah salah satu rumah panggung di kompleks tersebut. Dentuman keras membuat warga sekitar panik dan berupaya memberikan pertolongan kepada para korban yang berada tidak jauh dari titik ledakan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan, aparat saat ini memprioritaskan penanganan korban dan pengamanan lokasi. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang terdampak peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Aparat dan warga berusaha membantu proses evakuasi warga korban ledakan bom diduga bom peninggalan perang dunia kedua.

 

Data sementara yang dihimpun hingga Minggu sore menunjukkan lima korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Empat jenazah dievakuasi ke RSUD Biak, sementara satu jenazah lainnya dibawa ke RSAL Biak.

Tim gabungan masih menyisir area sekitar lokasi untuk mencari tiga korban yang belum ditemukan. Proses pencarian dilakukan secara hati-hati karena aparat juga mengantisipasi kemungkinan adanya benda berbahaya lain di sekitar titik ledakan.


Aparat Kepolisian dan warga berusaha membantu proses evakuasi warga korban ledakan bom diduga bom peninggalan perang dunia kedua.

 

Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan itu merusak berat enam unit rumah warga. Petugas masih mendata kerusakan material dan melakukan asesmen lanjutan untuk memastikan dampak penuh dari peristiwa tersebut.

Keterangan saksi menyebutkan ledakan terjadi secara tiba-tiba. Suara keras dari lokasi kejadian menarik perhatian warga sekitar sebelum aparat dan unsur terkait tiba untuk mengamankan area.

Aparat gabungan kemudian melakukan sterilisasi di sekitar lokasi ledakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah warga mendekati area berbahaya dan memastikan proses evakuasi serta penyelidikan berjalan aman.


Aparat Kepolisian dan warga berusaha membantu proses evakuasi warga korban ledakan bom diduga bom peninggalan perang dunia kedua.

 

Polda Papua meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian menegaskan perkembangan resmi akan disampaikan setelah proses pencarian korban dan penyelidikan selesai dilakukan.

"Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pencarian korban dan penyelidikan selesai dilakukan,” kata Cahyo.

Peristiwa ini kembali menyoroti ancaman benda peledak sisa perang di wilayah Biak Numfor. Aparat masih menunggu hasil penyelidikan teknis untuk memastikan jenis benda yang meledak dan penyebab pasti insiden tersebut.


Aparat Kepolisian dan warga berusaha membantu proses evakuasi warga korban ledakan bom diduga bom peninggalan perang dunia kedua.

 

Hingga Minggu sore, pencarian terhadap tiga korban masih berlangsung. Polisi dan tim gabungan tetap berada di lokasi untuk mengevakuasi korban, mensterilkan area, dan mendata kerusakan yang dialami warga.

 

 

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut