Medan Ekstrem Hambat Pencarian Yanto Idorway, Tim SAR Gabungan Sisir Hilir Sungai

Chanry Suripatty
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap presenter TVRI Yanto Idorway di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. (Foto: Istimewa).

PEGAF, iNewssorongraya.idTim SAR Gabungan memperluas penyisiran ke bagian hilir sungai untuk mencari presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang dilaporkan terseret arus di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Operasi hari ketiga dimulai pada Senin (20/7/2026) pukul 07.00 WIT. Tim memusatkan pencarian dari titik korban dilaporkan terjatuh hingga sepanjang aliran sungai dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, derasnya arus, serta keselamatan personel.

Pencarian menghadapi medan pegunungan yang terjal, licin, dingin, dan berkabut. Setelah mencapai titik akhir akses kendaraan, personel harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer untuk tiba di lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengatakan kondisi alam tersebut membatasi ruang gerak petugas selama melakukan penyisiran.

“Suhu dingin dan derasnya arus sungai turut membatasi pergerakan tim," ungkapnya.

Sekitar 45 personel dikerahkan dalam operasi yang dipimpin Kapolres Pegunungan Arfak AKBP Dr. Bernadus Okoka. Unsur yang terlibat terdiri atas Basarnas Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegaf, BPBD, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Pada pencarian hari kedua, petugas menggunakan drone thermal untuk memantau aliran sungai dari udara. Tim darat menyusuri bantaran mengikuti arah arus serta memasang safety line di sejumlah titik berbatu, licin, dan berarus deras.

Namun, hingga operasi ditutup pada Minggu (19/7/2026) pukul 18.42 WIT, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Tim SAR Gabungan telah mengoptimalkan upaya pencarian melalui pemantauan udara menggunakan drone thermal serta penyisiran sepanjang aliran sungai. Namun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan," ungkap Yefri melalui sambungan telepon seluler.

Yefri memastikan tim memperluas cakupan pencarian pada operasi hari ketiga tanpa mengabaikan risiko yang dihadapi personel di lapangan.

"Operasi SAR akan kami lanjutkan kembali besok pagi (Senin, 20/7/2026 hari ini) dengan memperluas area pencarian dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujarnya.

Yanto dilaporkan terjatuh ketika bersama dua rekannya hendak menyeberangi aliran sungai menuju Air Terjun Memti pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT. Korban diduga terpeleset di atas bebatuan sebelum jatuh dan terbawa arus.

“Menurut keterangan dua rekannya, korban bernama Yanto Idorway terpeleset di bebatuan Air Terjun Memti, kemudian jatuh ke sungai dan terseret arus. Informasi tersebut kami terima pada sore hari setelah kedua rekannya keluar dari lokasi kejadian,” ujar Bernadus.

Kedua rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri. Setelah upaya tersebut tidak membuahkan hasil, mereka keluar dari kawasan wisata dan melaporkan kejadian itu kepada aparat.

Bernadus mengatakan tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi seusai mengikuti apel pagi di Polsek Anggi.

“Kami bersama tim gabungan dari Polres Pegunungan Arfak, tim SAR, dan keluarga korban berjumlah sekitar 45 orang telah menuju lokasi setelah melaksanakan apel pagi di Polsek Anggi. Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan dalam keadaan sehat walafiat,” ungkapnya.

Kepolisian meminta masyarakat tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi selama operasi berlangsung. Perkembangan resmi pencarian Yanto Idorway akan disampaikan tim gabungan setelah petugas memperoleh temuan yang dapat dipastikan.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network