Dua Bus Karyawan dan Mobil Box Freeport Ditembak di MP60, Konvoi Terhenti

CHANRY SURIPATTY
Konfoi kendaraan PT Freeport ditembak OTK.

 

MIMIKA, iNewssorongraya.id — Jalur operasional PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali diteror penembakan. Dua bus pengangkut karyawan dan satu mobil box terkena tembakan saat melintas di sekitar Mile Point (MP) 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026) pagi.

Ketiga kendaraan tersebut merupakan bagian dari rombongan delapan kendaraan yang bergerak dari Tembagapura menuju Timika. Setelah penembakan terjadi, dua bus karyawan dan satu mobil box tetap melanjutkan perjalanan hingga MP58.

Kapolres Mimika AKBP Alredo A. Rumbiak membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan seluruh kendaraan yang terkena tembakan berada dalam kondisi aman dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Setelah ditembak itu, dua bus dan satu mobil box tetap lanjut jalan dan sekarang ada di Mile 58 dalam kondisi aman,” kata Kapolres Mimika, AKBP Alredo A. Rumbiak saat dikonfirmasi.

Dua kendaraan yang menjadi sasaran merupakan bus SDO atau bus pengangkut pekerja PTFI. Sementara satu kendaraan lainnya adalah mobil box yang digunakan untuk mengangkut barang atau kargo perusahaan.

Situasi berbeda dialami lima bus lainnya. Kendaraan yang berada di belakang rombongan memilih menghentikan perjalanan dan kembali menuju kawasan Tembagapura sebagai langkah pengamanan.
“5 bus di belakang akhirnya kembali ke atas (Tembagapura) dan sekarang di mile 64,” ujarnya.
Informasi awal yang diterima redaksi dari sumber internal satuan tugas pengamanan menyebutkan penembakan terjadi sekitar pukul 08.31 WIT. Dua bus yang dilaporkan terkena tembakan tercatat memiliki nomor lambung 140591 dan 021074.

Rombongan kendaraan kemudian berada di MP58 sembari menunggu penguatan pengamanan dari Satgas Amole. Aparat juga melakukan pendalaman untuk memastikan situasi di sekitar lokasi penembakan.

Sumber internal aparat keamanan di Tembagapura menyebut pelaku diduga berasal dari kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan TPNPB-OPM pimpinan Jecki Murib. Namun, informasi mengenai identitas dan keterlibatan pelaku masih dalam proses pendalaman aparat sehingga belum dapat dipastikan secara independen. 

Aparat juga dilaporkan menyiapkan observasi udara bersama unsur pengamanan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memantau kawasan MP58 hingga MP62 sekaligus mengantisipasi ancaman lanjutan terhadap kendaraan yang melintas.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, penembakan tiga kendaraan PTFI ini memperlihatkan bahwa jalur mobilitas pekerja dan logistik di kawasan pertambangan masih menghadapi risiko keamanan serius. Penghentian perjalanan lima bus sekaligus menunjukkan dampak insiden tidak hanya menyasar kendaraan, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas operasional perusahaan.

Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman terhadap penembakan tersebut, termasuk mengejar kepastian mengenai pelaku dan motif di balik serangan. Keamanan jalur Tembagapura–Timika pun kembali menjadi sorotan setelah kendaraan yang membawa pekerja dan logistik perusahaan menjadi sasaran tembakan.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network