Dramatis! Satgas Damai Cartenz Terlibat Kontak Senjata dengan KKB Saat Evakuasi Korban Penembakan

STEVANI GLORIA
Dramatis, detik-detik Satgas Ops Damai Cartenz terlibat baku tembak dengan KKB di lokasi kejadian penembakan dua karyawan Freeport di kawasan Grassberg, Tembagapura. (Foto: Tangkapan layar video Satgas Ops Damai Cartenz).

TEMBAGAPURA, iNewssorongraya.id — Proses penyelamatan dua karyawan PT Freeport Indonesia yang menjadi korban penembakan di area tambang Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berlangsung dramatis. Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz yang bergerak mengevakuasi korban bahkan sempat terlibat kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar lokasi kejadian.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (13/3/2026) ketika aparat keamanan berupaya membawa korban keluar dari area tambang terbuka Grasberg. Dalam situasi penuh risiko, tim gabungan tetap memprioritaskan penyelamatan korban yang saat itu masih dalam kondisi hidup agar segera memperoleh penanganan medis.

Kedua korban akhirnya berhasil dibawa menuju Rumah Sakit SOS Mile 68 Tembagapura untuk mendapatkan perawatan darurat. Namun, setelah menjalani pemeriksaan medis, salah satu korban bernama Simson Mulia (48) dinyatakan meninggal dunia.

Korban mengembuskan napas terakhir pada pukul 10.31 WIT akibat luka tembak serius. Proyektil peluru diketahui masuk dari bagian bawah telinga kanan dan menembus keluar di bagian bawah telinga kiri.

Peristiwa penembakan bermula ketika korban bersama rekannya baru saja menyelesaikan pekerjaan survei di area tambang tersebut. Saat itu, korban berada di bagian belakang kendaraan pikap untuk merapikan peralatan kerja.

Tiba-tiba terdengar dua kali letusan senjata dari arah yang belum dipastikan. Korban langsung terjatuh setelah tembakan tersebut.

Sopir kendaraan yang berada di lokasi segera meminta bantuan setelah melihat korban tergeletak. Ia menghubungi base camp menggunakan handy talky untuk meminta evakuasi darurat.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo menjelaskan, peristiwa itu terjadi sangat cepat berdasarkan keterangan saksi di lapangan.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban sedang merapikan peralatan survei di belakang kendaraan ketika tiba-tiba terdengar dua kali letusan dan korban langsung terjatuh,” ungkap Kombes Pol Yusuf Sutejo, Sabtu (14/3/2026).

Setelah proses evakuasi selesai, aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz dan Satreskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di area penembakan.

Penyelidikan diawali dengan konsolidasi tim di Mile 68 Tembagapura, dilanjutkan pemeriksaan kondisi saksi di rumah sakit serta koordinasi dengan petugas keamanan setempat.

“ Di lokasi kejadian, penyidik melakukan rekonstruksi awal melalui tujuh adegan guna mengetahui kronologi secara rinci. Rekonstruksi tersebut mencakup posisi kendaraan, posisi korban, arah datangnya tembakan, serta posisi saksi ketika peristiwa terjadi,”ujar Kombes Yusuf Sutejo.

Setelah proses pemulasaraan selesai, jenazah Simson Mulia diterbangkan dari Timika menuju Jakarta menggunakan pesawat Arifast sebelum dibawa ke rumah duka keluarga di Bandung, Jawa Barat.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengungkap kasus penembakan ini secara profesional. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif penembakan yang terjadi di kawasan tambang Grasberg, Tembagapura, Papua Tengah.

Editor : Chanry Suripatty

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network