MULIA, iNewssorongraya.id – Bentrokan berdarah antarpendukung pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, sejak November 2024 hingga awal April 2025, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai ratusan lainnya. Operasi Damai Cartenz-2025 mengungkap adanya dugaan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam aksi kekerasan yang terjadi selama proses Pilkada.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa konflik antara massa Paslon 01 dan Paslon 02 telah menimbulkan dampak besar, baik korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.
“Dari hasil pendataan, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang. Delapan di antaranya berasal dari kubu Paslon 01,” ujar Brigjen Faizal dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/4/2025).
Selain korban tewas, sebanyak 658 orang mengalami luka-luka akibat terkena panah. Rinciannya, 423 korban dari pendukung Paslon 01 dan 230 lainnya dari kubu Paslon 02.
Kerugian material juga cukup signifikan. Sebanyak 201 bangunan dilaporkan hangus terbakar, meliputi 196 rumah warga, satu sekolah dasar (SD Pruleme Belakang Toba Jaya), satu kantor balai kampung Trikora, satu kantor distrik Irimuli, satu kantor Partai Gelora, dan satu balai desa Pagaleme.
Menurut Brigjen Faizal, sebagian korban meninggal diduga akibat tembakan senjata api yang dilakukan oleh anggota KKB yang memanfaatkan situasi politik yang memanas.
“Ini menjadi perhatian serius kami. KKB sengaja mengambil celah dalam konflik Pilkada untuk melancarkan aksinya,” tegasnya.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing provokasi dan tetap menjaga ketertiban umum di tengah proses demokrasi yang berlangsung.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas demi menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan ketat dan pendekatan persuasif guna mencegah bentrokan lanjutan serta memastikan jalannya Pilkada berlangsung aman dan kondusif.
Editor : Chanry Suripatty
Artikel Terkait