Gegana Brimob Dikerahkan Sisir Lokasi Kejadian Usai Bom Diduga Sisa PD II Meledak di Biak
BIAK NUMFOR, iNewsSorongraya.id — Tim Gegana Brimob Polda Papua dikerahkan ke Kabupaten Biak Numfor setelah ledakan bom sisa Perang Dunia II meledak di kompleks perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5/2026).
Sebanyak 15 personel Gegana dijadwalkan tiba di Biak pada Senin (1/6/2026) hari ini. Mereka akan melakukan penyisiran dan pemeriksaan menyeluruh di area ledakan untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain yang masih membahayakan warga.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengatakan aparat gabungan telah menutup lokasi kejadian dengan garis polisi. Langkah itu dilakukan untuk mencegah warga mendekati area yang masih berisiko.
"Kami sudah melakukan police line dan mengamankan tempat kejadian perkara. Pengamanan dilakukan bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait," kata Ari kepada wartawan, Senin (01/6/2026).
Pengamanan melibatkan personel Polres Biak Numfor, Kodim 1708/Biak Numfor, Basarnas, Yonif TP Biak, Kopasgat TNI AU, serta Brimob Kompi 4 Polda Papua yang berada di Biak.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, mengatakan fokus aparat saat ini adalah mengamankan tempat kejadian perkara. Polisi belum ingin berspekulasi mengenai pemicu ledakan sebelum pemeriksaan teknis dilakukan.
"Fokus adalah pengamanan TKP, jangan sampai masih ada barang-barang lain yang membahayakan baik petugas maupun masyarakat," ujar Cahyo.
Ledakan tersebut menewaskan lima warga. Tiga orang lainnya masih dalam pencarian. Selain itu, 19 warga mengalami luka ringan dan 55 orang terpaksa mengungsi.
Polisi menyatakan penyisiran oleh Gegana menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi ledakan susulan, terutama karena Biak Numfor dikenal sebagai salah satu wilayah yang masih menyimpan risiko bom dan amunisi sisa Perang Dunia II.
Editor: Hanny Wijaya