get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda PBD Peringati HUT Bhayangkara ke-80 : Presiden Minta Polri Jaga Kepercayaan Publik

Wakapolda PBD Bekali 7 Atlet Futsal U-17 Sebelum Seleksi Timnas di Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:04 WIB
header img
Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa foto bersama tujuh atlet futsal U-17 Papua Barat Daya serta memberi arahan sebelum mereka mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar. (Foto: iNews Sorong Raya).

SORONG KOTA, iNewssorongraya.idWakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, menunjukkan perhatian serius terhadap pembinaan olahraga usia muda dengan melepas sekaligus membekali tujuh atlet futsal U-17 asal Papua Barat Daya yang akan mengikuti seleksi Tim Nasional Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 26–29 Mei 2026.

Pelepasan berlangsung di Hotel Waigo, Kota Sorong, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya Bernadus Asmuruf yang mewakili Gubernur Elisa Kambu, Ketua AFP Papua Barat Daya Bartholomeus Asem, panitia, pengurus asosiasi futsal, orang tua, serta para atlet. 

Kehadiran Wakapolda dalam agenda itu tidak sebatas seremoni. Ia memberi penguatan mental, nasihat kedisiplinan, serta bantuan berupa perlengkapan dan dukungan dana kepada para atlet. Langkah itu menjadi sinyal bahwa pembinaan olahraga di Papua Barat Daya membutuhkan keterlibatan lintas sektor, termasuk institusi kepolisian, agar potensi generasi muda tidak berhenti di tingkat daerah.

“Hari ini saya berkesempatan memberikan sedikit penguatan dan sekadar nasihat buat calon peserta atlet di tingkat nasional nanti,” ujar Kombes Semmy.

Tujuh atlet tersebut sebelumnya lolos seleksi tingkat provinsi pada 19 April 2026. Mereka terpilih dari sekitar 70 peserta asal enam kabupaten/kota di Papua Barat Daya setelah menjalani seleksi yang dipantau langsung Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. 

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa lolos di tingkat provinsi belum menjadi akhir perjuangan. Ia meminta para atlet tidak cepat puas, karena seleksi nasional akan menuntut kesiapan fisik, mental, dan disiplin yang lebih tinggi.

“Kalau kita lulus tapi tidak terpilih, berarti kita masih harus kembali untuk meningkatkan potensi kita lagi agar lebih baik,” katanya.

Semmy juga mengingatkan para atlet agar menjaga kesehatan menjelang keberangkatan ke Makassar. Ia meminta mereka menghindari aktivitas yang berisiko mengganggu kondisi fisik, termasuk kegiatan tidak perlu yang dapat merugikan peluang dalam seleksi nasional.

“Saya pesan yang pertama, jaga kesehatan. Hindari hal-hal yang kemudian nanti dapat merugikan kalian dalam mengikuti seleksi ini,” tegasnya. 

Menurut Wakapolda, dukungan orang tua menjadi faktor penting untuk menjaga kesiapan para atlet. Ia menilai perjuangan tujuh pemain muda itu bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa harapan besar masyarakat Papua Barat Daya.

“Pertaruhan kalian harus sampai titik darah penghabisan. Kalian harus berjuang sekuat tenaga, tujuh yang berangkat, tujuh yang lolos terpilih,” ujarnya.

Dia juga meminta para atlet tetap mengandalkan doa sesuai keyakinan masing-masing. Bagi Semmy, prestasi harus dibangun melalui kerja keras, disiplin, dan spiritualitas yang kuat.

“Yang Nasrani sempatkan waktu untuk berdoa, yang muslim juga salat lima waktu harus jalan, biar apa yang kita kerjakan ini Tuhan ada sama-sama dengan kalian,” ucapnya. 

Sementara itu, Ketua AFP Papua Barat Daya, Bartholomeus Asem, menyebut keberangkatan tujuh atlet ke Makassar sebagai momentum penting bagi pembinaan futsal usia muda di daerah. Ia mengatakan kuota tersebut diperoleh berdasarkan rekomendasi langsung dari tim seleksi nasional.

“Hasil seleksi bulan April lalu akhirnya kita bisa mendapatkan kuota, yang mana ini merupakan rekomendasi langsung dari Coach Hector,” ujar Bartholomeus.

Bartholomeus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, khususnya Gubernur Elisa Kambu, yang dinilai konsisten mendukung agenda pembinaan futsal daerah.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya yang telah mensupport kami dalam menyukseskan semua agenda seleksi kali ini,” katanya. 

Dia meminta para atlet tetap rendah hati, disiplin, dan fokus meningkatkan kemampuan. AFP Papua Barat Daya tidak memasang target berlebihan, tetapi berharap daerah ini memiliki wakil yang mampu menembus skuad Timnas Futsal Indonesia U-17.

“Harapan kami kalau bisa semua lolos ke tingkat nasional, atau minimal ada keterwakilan,” ungkapnya.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, dalam sambutan yang dibacakan Kadispora Bernadus Asmuruf, menegaskan bahwa keberhasilan tujuh atlet itu bukan akhir perjuangan. Menurutnya, mereka kini memikul tanggung jawab lebih besar untuk membawa nama daerah.

“Keberhasilan kalian lolos dalam seleksi ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” kata Elisa. 

Gubernur juga menilai pembinaan olahraga usia muda menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya. Ia menyebut olahraga tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, dan mental juang.

“Tunjukkan bahwa anak-anak Papua Barat Daya mampu bersaing, berprestasi, dan membawa kebanggaan bagi daerah di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Tujuh atlet yang akan mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar yakni Jordan Matias Baho, M. Helwa Aby Putra, Jendry A. Howay, Roy Brian Salosa, Otto Geisler Way, Issak Jitmau, dan Geomorgan M. Kareth.

Keberangkatan mereka menjadi ujian awal bagi pembinaan futsal Papua Barat Daya. Dukungan Wakapolda, pemerintah daerah, AFP, pelatih, dan orang tua akan diuji di Makassar, tempat tujuh pemain muda ini berusaha membuktikan bahwa Papua Barat Daya layak diperhitungkan dalam peta futsal nasional.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut