get app
inews
Aa Text
Read Next : Strategi Senyap Papua Barat Daya: Wisata Gratis Atlet AVC Jadi Senjata Promosi Raja Ampat ke Dunia

Buka Latsar CPNS PBD, Gubernur Elisa : ASN Harus Jujur, Disiplin, dan Melayani Rakyat dengan Hati

Senin, 11 Mei 2026 | 15:18 WIB
header img
Gubernur Elisa Kambu membuka Latsar 1.028 CPNS Papua Barat Daya di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Senin (11/5/2026).

 

 

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu, resmi membuka kegiatan Latihan Dasar (Latsar) bagi 1.028 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 tahun anggaran 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Senin (11/5/2026). 

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Elisa Kambu menekankan bahwa kualitas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak ditentukan oleh jabatan maupun tingkat kecerdasan semata, melainkan dari kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

Pernyataan itu menjadi penegasan keras pemerintah daerah terhadap pentingnya reformasi budaya kerja birokrasi di Papua Barat Daya, terutama dalam membangun karakter aparatur yang humanis, disiplin, dan berintegritas.
“Kualitas kita itu diukur dari layanan yang kita berikan. Kalau melayani orang dengan muka cemberut saja, itu tidak akan memberi dampak baik. Harus melayani dengan hati dan senyum supaya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Elisa Kambu. 

Gubernur menyebut pelaksanaan Latsar merupakan tahapan penting bagi para CPNS setelah melewati proses panjang sejak dinyatakan lulus seleksi. Menurutnya, masa penantian tersebut menjadi ujian mental sekaligus pembentukan kesabaran sebelum resmi menyandang status ASN.
“Penantian yang panjang itu akhirnya terjawab hari ini. Ini menjadi tanda kebangkitan kembali dan peneguhan semangat saudara-saudara bahwa status menjadi ASN semakin dekat,” katanya. 

Elisa Kambu menegaskan, Latsar tidak boleh dipandang sebagai formalitas administrasi semata untuk memenuhi syarat pengangkatan pegawai negeri. Ia menilai pendidikan dasar ASN harus menjadi ruang pembentukan karakter dan etika pelayanan publik.
“Latsar ini bukan formalitas. Ini adalah media pembentukan karakter dan tempat saudara mengenal tugas serta dunia kerja sebagai ASN,” ucapnya. 

Dalam arahannya, Elisa juga mengingatkan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab besar terhadap aturan, disiplin kerja, serta etika profesi yang wajib dijalankan secara konsisten.
Menurut dia, keberhasilan karier seorang ASN sangat ditentukan oleh kapasitas pribadi, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar.
“Kita mulai bersama-sama, tapi nanti ada yang jalannya cepat, ada yang berlari, ada yang naik motor, mobil, bahkan pesawat. Itu ditentukan oleh saudara sendiri, bagaimana bekerja keras, disiplin, dan menguasai bidang tugas,” ujarnya. 

Ia meminta seluruh peserta Latsar tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan ide, solusi, dan inovasi dalam membantu pimpinan maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau ingin berhasil, saudara harus belajar keras, bekerja keras, disiplin, tertib, dan yang paling penting jujur serta taat,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Elisa Kambu juga mengingatkan bahwa seluruh peserta merupakan individu terpilih yang berhasil melewati persaingan ketat dalam proses rekrutmen CPNS 2024. Karena itu, ia meminta para peserta membuktikan kualitas mereka melalui kinerja nyata dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Banyak yang terpanggil, tetapi saudara yang terpilih. Maka tunjukkan itu melalui kinerja dan tanggung jawab dalam bekerja,” ucapnya. 

Di akhir sambutannya, Gubernur Papua Barat Daya menegaskan pentingnya kejujuran selama mengikuti seluruh tahapan Latsar, termasuk dalam proses pembelajaran yang dilakukan secara fleksibel.
“Walaupun proses belajar nanti dilakukan dari mana saja, Tuhan mengenal saudara semua. Karena itu harus jujur terhadap diri sendiri dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan,” kata Elisa Kambu. 

Pelaksanaan Latsar CPNS tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam menyiapkan sumber daya aparatur yang profesional di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah otonomi baru itu. Pemerintah berharap para CPNS tidak hanya hadir sebagai pegawai administratif, tetapi mampu menjadi wajah birokrasi yang responsif, disiplin, dan dekat dengan masyarakat.

 

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut