Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kembalinya 10 Mantan Anggota OPM Sorong Raya ke Pelukan NKRI
Advertisement . Scroll to see content

Breaking News! 8 Pendulang Emas Tewas di Korowai, TNI Siapkan Evakuasi Korban

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:28 WIB
  • author STEVANI GLORIA
Breaking News! 8 Pendulang Emas Tewas di Korowai, TNI Siapkan Evakuasi Korban
Pasukan TNI dari Koops TNI Habema dipersiapkan untuk melakukan proses evakuasi terhadap 8 jenazah pendulang emas di Korowai yang dibunuh KKB OPM.

 

YAHUKIMO, iNewssorongraya.id — Komando Operasi TNI Habema menyiapkan evakuasi terhadap delapan pendulang emas yang diduga tewas dibunuh kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (20/5/2026). Koops TNI Habema menyebut kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo diduga menyerang delapan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah pedalaman Korowai.

Kelompok bersenjata itu disebut berada di bawah pimpinan Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue yang dikomandoi Mayor Dejang Heluka.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan kelompok OPM menuding para korban sebagai aparat keamanan yang menyamar. Namun, ia menegaskan seluruh korban merupakan warga sipil.

“Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Koops TNI Habema saat ini menyiapkan personel gabungan dan armada helikopter untuk mempercepat evakuasi korban dari lokasi kejadian. Dukungan heli disiapkan karena lokasi insiden berada di wilayah pedalaman yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Selain evakuasi, aparat keamanan juga menyiapkan langkah pengejaran terhadap kelompok pelaku. TNI menyatakan aksi kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” katanya.

Koops TNI Habema menyebut pembunuhan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia. Aparat juga meningkatkan patroli keamanan di sejumlah titik rawan untuk melindungi masyarakat di wilayah terdampak.

Hingga Kamis, situasi keamanan di Yahukimo dilaporkan rawan, tetapi masih terkendali. Proses evakuasi korban menjadi prioritas sebelum aparat melanjutkan operasi pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam serangan tersebut.

 

 

Editor: Chanry Suripatty

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut