get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Tetapkan 8 Tersangka Kasus Pembunuhan di Tambrauw, 1 Ditahan dan 7 DPO Diburu Aparat

BREAKING NEWS Polisi Tembak Mati Anggota KKB usai Serang Warga dan Aparat di Dogiyai

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:45 WIB
header img
Barang bukti senjata rakitan, panah, dan dokumen milik kelompok bersenjata diperlihatkan aparat usai operasi penindakan di Dogiyai, Papua. Dalam operasi tersebut, satu anggota KKB dilaporkan tewas setelah terjadi kontak tembak di jalur Dogiyai–Paniai. IST

DOGIYAI, iNewsSorongraya.id – Aksi brutal yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali mengguncang Papua Tengah. Kelompok bersenjata menyerang kendaraan warga, merusak mobil sipil menggunakan senjata tajam, hingga menembaki aparat kepolisian di jalur utama Dogiyai–Paniai, Minggu (10/5/2026).

Insiden itu berakhir dengan tewasnya satu anggota kelompok tersebut setelah aparat melakukan tindakan tegas saat kontak senjata terjadi di lokasi kejadian.

Serangan terbuka di jalur penghubung antarwilayah itu memicu kepanikan masyarakat karena akses Dogiyai–Paniai merupakan jalur utama aktivitas warga dan distribusi logistik di Papua Tengah. Situasi semakin mencekam ketika kelompok pelaku menyerang kendaraan sipil secara acak sebelum akhirnya menargetkan mobil patroli polisi yang datang melakukan pengamanan.

Kapolres Dogiyai AKBP Dennis Arya Putra mengatakan aparat menerima laporan dari masyarakat terkait aksi penembakan dan perusakan kendaraan oleh kelompok bersenjata di ruas jalan tersebut.

“1 mobil dilakukan penembakan, kemudian 1 mobil lintas dilakukan perusakan menggunakan sajam pada kaca mobil,” kata Dennis kepada iNews, Minggu (10/5/2026).

Mendapat laporan itu, aparat Polres Dogiyai langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus pengejaran terhadap pelaku. Namun, saat tim patroli tiba di lokasi, kelompok bersenjata justru melakukan serangan terhadap aparat.

Situasi di lapangan kemudian berubah menjadi kontak tembak. Polisi menyebut tindakan tegas terpaksa dilakukan karena keselamatan personel berada dalam ancaman langsung.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut