get app
inews
Aa Text
Read Next : Koperasi Merah Putih Terhambat Lahan, Pemkot Sorong Desak Aturan Lebih Fleksibel

163 CPNS Kota Sorong Jalani Latsar, Disiapkan Jadi ASN Tangguh dan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB
header img
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat memberikan sambutan pada pembukaan Latsar bagi 163 CPNS Formasi 2024 di Gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong, Rabu (6/5/2026).

 

 

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Pemerintah Kota Sorong mulai menyiapkan regenerasi birokrasi sejak dini melalui Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 163 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024. Program tersebut tidak hanya difokuskan pada pembentukan aparatur sipil negara yang profesional, tetapi juga diarahkan untuk mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas, adaptif, dan responsif terhadap perubahan zaman.

Di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan percepatan pelayanan publik berbasis teknologi, para CPNS diminta tidak sekadar menjadi pegawai administratif, melainkan motor penggerak pemerintahan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Kegiatan Latsar resmi dibuka melalui pemasangan kartu identitas peserta oleh Wakil Wali Kota Sorong, Ansar Karim, yang mewakili Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, Rabu (6/5/2026), di Gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sorong Septinus Lobat menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan strategis dalam membangun karakter aparatur negara. Menurutnya, para CPNS saat ini merupakan calon pemimpin birokrasi yang dalam satu dekade mendatang akan memegang peranan penting dalam pemerintahan.

“Melalui kegiatan ini, karakter, akhlak, dan integritas kalian dibentuk agar menjadi pemimpin yang memiliki moralitas, responsivitas, dan jiwa inovatif dalam membangun bangsa ke depan,” ujarnya.

Septinus mengingatkan bahwa tantangan birokrasi ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik. Karena itu, CPNS dituntut memiliki kemampuan beradaptasi serta pola pikir inovatif.

“Ke depan tantangan akan jauh lebih berat. Karena itu kalian harus inovatif, kreatif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.

Selain menyoroti pentingnya integritas dan kompetensi, Septinus juga menekankan budaya kerja proaktif di lingkungan pemerintahan. Ia meminta para CPNS memiliki kepekaan terhadap kondisi sekitar tanpa harus menunggu instruksi pimpinan.

“Sebagai aparatur negara harus peka dengan lingkungan di sekitar. Jika Kantor Distrik kotor, maka langsung bertindak untuk membersihkan kantor yang kotor tidak perlu menunggu perintah kepala distrik,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri secara berkelanjutan melalui budaya membaca dan belajar.

“Belajarlah sampai maut memisahkan,” pesan Septinus Lobat.

Di sisi lain, pelaksanaan Latsar juga menjadi bagian dari agenda besar penguatan kualitas aparatur sipil negara di Papua Barat Daya. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat, Jainab Uswanas, menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Menurut Jainab, setiap CPNS wajib menjalani masa percobaan melalui proses pendidikan dan pelatihan guna membentuk ASN yang profesional dan berkarakter.

“Latsar ini bertujuan membangun integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme, serta memperkuat profesionalisme dan kompetensi peserta sesuai bidang tugas masing-masing,” jelasnya.

Ia menerangkan, metode pelaksanaan Latsar dilakukan melalui blended learning atau perpaduan pembelajaran klasikal dan daring. Meski menggunakan sistem kombinasi, peserta tetap diwajibkan mengikuti seluruh tahapan secara disiplin dan penuh tanggung jawab.

Jainab menilai, Latsar menjadi pintu awal pembentukan ASN modern yang mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan cerdas atau smart governance.

Dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola pelayanan publik, ASN dituntut lebih aktif dan cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat. Menurutnya, birokrasi tidak lagi bisa bekerja secara pasif dan menunggu laporan masyarakat.

“ASN harus menjadi role model dalam pelayanan publik, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai dasar seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” pesannya.

Pelaksanaan Latsar CPNS Formasi 2024 tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa Pemkot Sorong mulai mengarahkan reformasi birokrasi pada pembangunan sumber daya manusia aparatur yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kemampuan menghadapi dinamika pemerintahan modern.

Di tengah tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks, keberhasilan pembinaan 163 CPNS itu akan menjadi penentu kualitas birokrasi Kota Sorong pada masa mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut