get app
inews
Aa Text
Read Next : Didemo P3K Paruh Waktu, BKPSDM Sorong Bungkam Soal Dugaan Honorer “Siluman” Jadi PNS

Kota Sorong Resmi Luncurkan Sarana TIK Publik, Ruang Podcast Pertama di Tanah Papua

Senin, 23 Februari 2026 | 17:24 WIB
header img
Wali Kota Sorong Septinus Lobat, didampingi Wakil Wali Kota Anshar Karim dan sejumlah pejabat usai meresmikan sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) publik, termasuk ruang podcast pemerintahan pertama di Tanah Papua.

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Pemerintah Kota Sorong resmi menancapkan tonggak baru transformasi digital dengan meresmikan sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) publik, termasuk ruang podcast pemerintahan pertama di Tanah Papua, Senin (23/2/2026). Langkah ini menegaskan ambisi Kota Sorong menjadi pelopor sistem pemerintahan berbasis elektronik dan smart city di kawasan timur Indonesia.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, didampingi Wakil Wali Kota Anshar Karim, Asisten II Setda Kota Sorong Thamrin Tajuddin, Kepala Dinas Kominfo James Burung, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Sorong. Momentum tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan peluncuran fasilitas digital yang dipusatkan di lingkungan Diskominfo Kota Sorong.

Dalam sambutannya, Septinus Lobat menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur TIK merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Kota Sorong harus menjadi pilot project di Tanah Papua. Dalam sembilan bulan kita membuat perubahan yang luar biasa di kota ini. Mudah-mudahan dengan hadirnya sarana dan prasarana teknologi informasi komunikasi, dapat meningkatkan pelayanan sistem pemerintahan berbasis digital di Kota Sorong,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar proyek simbolik, melainkan fondasi pelayanan publik modern.

“Sekarang kota ini menjadi kota smart city. Karena semuanya sudah pakai teknologi informasi. Kita harus menjadi yang terdepan dan termaju, sesuai visi dan mimpi kita yaitu Kota Sorong harus maju, bersih, hijau, aman dan sejahtera,” tegasnya.

Bahkan, dengan gaya khasnya, Septinus menyatakan optimisme besar terhadap lompatan perubahan yang sedang dilakukan.

“Kita bukan kaleng-kalengnya, kita itu ember makanya kita buat hal-hal yang tidak bisa dibuat oleh orang lain. Dalam sembilan bulan, kita telah membuat perubahan luar biasa di kota ini, berkat penyertaan Tuhan dan inspirasi yang diberikan,” katanya.

Kepala Diskominfo Kota Sorong, James Burung, menjelaskan bahwa penguatan sistem digital dilakukan melalui pembangunan backbone network sepanjang kurang lebih 16 kilometer sebagai tulang punggung jaringan intra pemerintah.

Selain jaringan utama tersebut, pemerintah juga menghadirkan empat titik videotron, video standing banner, jaringan mandiri tertutup di ruang terbuka publik, ruang terbuka hijau, serta titik UMKM.

“Kami berani menyatakan bahwa ini adalah ruang podcast pertama bagi pemerintahan di Tanah Papua. Semoga sarana ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Kota Sorong ke depannya,” ungkap James.

Fasilitas yang diresmikan meliputi Videotron, Video Standing Banner, Backbone Network, Ruang Kostek, Bending Standard, hingga ruang podcast resmi milik pemerintah daerah.

Keberadaan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari strategi besar memperkuat sistem komunikasi antar-OPD dan memastikan distribusi informasi publik berjalan cepat, terintegrasi, serta akuntabel.

Peresmian ruang podcast menjadi sorotan utama. Fasilitas ini dirancang sebagai medium penyampaian informasi yang terbuka, edukatif, dan interaktif. Pada kesempatan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong langsung menjadi narasumber perdana, membahas capaian satu tahun kepemimpinan, program prioritas pembangunan, serta komitmen pelayanan publik transparan.

Menurut Septinus, pola komunikasi pemerintah harus berubah dari pendekatan konvensional menjadi format profesional yang mudah diakses masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tetap fokus melayani di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Kita ini pelayan. Biar kita susah, yang penting masyarakat bisa menikmati sesuatu. Sekarang kita harus fokus untuk tunjukkan kepada rakyat,” tandasnya.

Di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Kota Sorong mengakui melakukan penyesuaian belanja dan pengurangan sejumlah kegiatan operasional. Namun, kebijakan tersebut diklaim tidak mengurangi prioritas pembangunan infrastruktur digital yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat.

Langkah ini sekaligus memperkuat positioning Kota Sorong sebagai pusat pertumbuhan teknologi informasi di Papua Barat Daya dan kawasan Tanah Papua secara umum.

Dengan hadirnya sarana TIK publik dan ruang podcast pemerintahan pertama di Tanah Papua, Pemerintah Kota Sorong optimistis komunikasi publik akan semakin partisipatif, pelayanan makin responsif, dan tata kelola pemerintahan berbasis digital dapat berjalan optimal.

Transformasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Kota Sorong tengah membangun fondasi menuju kota cerdas yang modern, informatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

 

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut