get app
inews
Aa Text
Read Next : Hilangnya Iptu Tomi: Kejanggalan Operasi Senyap Yang Dicurigai Pihak Keluarga

OPM Biadab, Bakar Puskesmas di Yahukimo, Enam Guru Termasuk Nakes Jadi Korban

Sabtu, 22 Maret 2025 | 22:38 WIB
header img
Foto udara, lokasi Puskesmas yang dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata [KKB] di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunugan.

 

JAYAPURA, iNewssorongraya.id – Enam guru dilaporkan tewas setelah diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Jumat (21/3/2025). Aksi brutal tersebut juga disertai dengan pembakaran gedung sekolah dan rumah guru di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, saat dikonfirmasi pada Sabtu (22/3/2025), membenarkan peristiwa tragis itu. Menurutnya, aksi KKB ini tidak hanya menewaskan guru, tetapi juga menimbulkan ketakutan dan keresahan di kalangan masyarakat sekitar.

“OPM penjahat kemanusiaan, ini benar-benar sangat biadab tidak berprikemanusiaan telah membunuh dan membakar hidup-hidup 6 orang guru, membakar gedung sekolah serta rumah guru. Bahkan memeras dan merampok uang masyarakat disekitarnya. Mana keadilan HAM para korban ini?," ungkap Kapendam” ujar Kolonel Candra dengan nada geram.

Saat ini, aparat keamanan masih berupaya mengevakuasi para korban yang terbunuh dan mengalami luka bakar parah. Namun, proses evakuasi terkendala situasi keamanan yang belum kondusif akibat ancaman kelompok bersenjata tersebut.

Kolonel Candra menambahkan bahwa sejauh ini nama empat korban yang teridentifikasi adalah Sdri. T (guru), Sdri. F (guru), Sdr. F (guru), dan Sdri. I (tenaga kesehatan). Sementara itu, identitas dua korban lainnya masih dalam proses pendataan.

Akibat insiden ini, guru dan tenaga kesehatan di sejumlah distrik di Yahukimo merasa cemas dan meminta agar segera diungsikan dari daerah tersebut demi keselamatan mereka.

“Sebanyak 58 orang, termasuk guru, tenaga kesehatan, empat anak-anak, dan seorang warga sipil, telah dievakuasi dari Distrik Heriyapini, Distrik Kosarek, Distrik Ubalihi, Distrik Nisikni, Distrik Walma, dan Distrik Kabiyanggama menggunakan pesawat Adventist Aviation melalui Bandara Wamena,” jelas Kolonel Candra.

Pihak berwenang terus berupaya meningkatkan pengamanan di wilayah Yahukimo untuk mencegah terulangnya insiden serupa dan memastikan keselamatan masyarakat di daerah yang masih rentan terhadap ancaman KKB tersebut.

Sementara itu, Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, membenarkan adanya laporan terkait penyerangan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap guru kontrak di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Insiden tragis ini mengakibatkan enam tenaga pendidik kehilangan nyawa.

"Laporan yang kami terima menyebutkan bahwa enam guru kontrak menjadi korban setelah dibunuh dan dibakar oleh KKB. Namun, untuk memastikan detail kejadian, Pemda Yahukimo bersama TNI-Polri masih melakukan pembahasan," ujar Heru kepada Antara, Sabtu (22/03/2025).

Ia juga menambahkan bahwa di wilayah tersebut tidak terdapat pos polisi, sehingga koordinasi lebih lanjut masih diperlukan.

Dalam laporan sementara yang diterima, para korban diserang saat berada di rumah mereka. Insiden ini terjadi pada Jumat (21/03/2025) sekitar pukul 16.00 WIT, ketika KKB melintas di daerah tersebut dan menyerang seorang guru.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut