get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM dan LPG Papua Aman Saat Ramadan–Idulfitri 1447 H

Pertamina Patra Niaga Buka Suara Usai Truk BBM Dijarah di Dogiyai Papua Tengah 

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:12 WIB
header img
Sekelompok warga palang jalan dan serang iring-iringan kendaraan logistik dan melempari truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) hingga kaca pecah. Insert : Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional PAMALU, Ispiani Abbas. (Foto: Istimewa).

KAMMU, iNewssorongraya.id – Pertamina buka suara usai truk BBM dijarah di Dogiyai yang mengakibatkan distribusi energi di jalur vital Trans Nabire–Paniai sempat lumpuh total. Insiden yang terjadi Selasa (3/3/2026) sore itu memicu gangguan pasokan ke sejumlah wilayah pegunungan Papua Tengah dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan awak mobil tangki. 

Peristiwa berlangsung pukul 16.39 WIT di Jalan Trans Nabire–Enarotali, tepatnya di Kampung Ekemanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai. Berdasarkan rekaman video yang beredar, sekelompok orang menghadang iring-iringan kendaraan logistik dan melempari truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) hingga kaca pecah. Dalam rekaman yang sama, massa diduga mengambil barang milik sopir, termasuk telepon genggam. 

Akibat kejadian tersebut, lima unit truk mengalami kerusakan. Satu pengemudi menderita luka ringan akibat serpihan kaca. Distribusi logistik dan energi menuju Nabire, Dogiyai, Deiyai hingga Paniai terhenti sementara. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut.
“Terkait adanya kejadian penyerangan terhadap mobil tangki BBM di Kabupaten Dogiyai yang terjadi kemarin, dapat kami sampaikan, pertama-tama kami menyayangkan kejadian tersebut, karena selain mengganggu keamanan, juga dapat mengganggu kepentingan umum, salah satunya adalah pendistribusian BBM untuk masyarakat di wilayah tersebut,” ujar Ispiani dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026). 

Dia menegaskan, perusahaan telah berkoordinasi dengan aparat guna memastikan keamanan awak mobil tangki serta kelancaran distribusi.

“Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk memastikan keamanan awak mobil tangki dan kelancaran proses distribusi BBM di Kabupaten Dogiyai. Per hari ini, untuk proses distribusi dilakukan pengawalan dengan kepolisian setempat,” katanya. 

Menurut dia, penyaluran BBM pada Rabu kembali berjalan sesuai rencana ke lembaga penyalur resmi di wilayah tersebut. 

Ispiani juga menjelaskan bahwa insiden dalam video terjadi saat mobil tangki dalam perjalanan kembali setelah menyalurkan BBM.

“Dapat kami sampaikan juga bahwa dalam video yang beredar, terjadi saat mobil tangki dalam perjalanan kembali setelah melakukan proses distribusi di Kabupaten Dogiyai. Dan saat ini mobil tangki berada di wilayah Kabupaten Dogiyai,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan rombongan kendaraan melintas di depan Kantor Bank Papua Kampung Ekemanida sekitar pukul 16.15 WIT. Sekitar 20 orang yang berada di tepi jalan tiba-tiba menghadang dan melakukan pelemparan. 

Sopir mobil tangki yang merasa terancam memilih melaju untuk menghindari kepungan. Empat kendaraan lain mengikuti langkah tersebut. Dalam situasi itu, satu unit truk terperosok ke parit saat mencoba memutar arah. 

Tidak ada laporan korban jiwa. Namun kerusakan kendaraan serta trauma psikologis pengemudi menjadi dampak langsung dari insiden tersebut. 

Laporan diterima jajaran Polres Dogiyai. Tim yang dipimpin KBO Lantas Aiptu Yusri mendatangi lokasi, tetapi pelaku telah meninggalkan tempat kejadian. Proses evakuasi kendaraan dipimpin Kabag Ops AKP Harsyad R. Rety untuk mengangkat truk yang terperosok dan mengurai arus lalu lintas. 

Aparat gabungan TNI–Polri kini bersiaga di sepanjang jalur Trans Nabire–Enarotali guna menjaga stabilitas keamanan. Dua unit mobil tangki dengan kaca pecah diamankan di Polsek Maunemani untuk pemeriksaan.  

Aksi pemalangan yang berujung perusakan kembali menyoroti kerentanan distribusi logistik di wilayah pegunungan Papua. Jalur Trans Nabire–Enarotali merupakan penghubung utama pengiriman kebutuhan pokok dan energi bagi sejumlah kabupaten di Papua Tengah. 

Gangguan terhadap kendaraan pengangkut BBM berpotensi memicu kelangkaan apabila tidak segera diantisipasi. Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan kondisi tetap kondusif. 

Insiden ini menjadi pengingat bahwa keamanan jalur distribusi energi tidak hanya menyangkut kepentingan korporasi, tetapi juga menyangkut hajat hidup masyarakat luas di wilayah pegunungan.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut