Polisi Selidiki Dugaan Bakar Sampah Picu Kebakaran Belasan Rumah di Kota Sorong

CHANRY SURIPATTY
Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol H. Andi Muhammad Nurul Yaqin didampingi Kasat Intelkam saat memberikan keterangan pers kepada iNews TV.

 

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id  – Polresta Sorong Kota menyelidiki dugaan aktivitas pembakaran sampah yang disebut warga sebagai awal munculnya api sebelum kebakaran menghanguskan belasan rumah di Jalan Misool, Kampung Baru, Distrik Sorong Barat, Senin (20/7/2026) petang.

Seorang pria berinisial FT yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah telah diamankan ke Polsek Sorong Barat. Polisi belum menetapkan penyebab pasti maupun status hukum pihak yang diamankan karena pemeriksaan masih berlangsung.


Polisi masih melakukan penyelidikan terkait musibah kebakaran yang menghanguskan belasan rumah di Kota Sorong. (FOTO : iNewssorongraya.id - CHAN)

 

Dari keterangan warga setempat, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIT. Api kemudian menjalar cepat ke bangunan lain akibat jarak rumah yang rapat serta hembusan angin kencang di lokasi kejadian.

Salah satu warga korban kebakaran, Silvia mengaku melihat asap hitam dari belakang bangunan sejak sore sebelum api membesar menjelang malam.

“Saya sejak sore itu lihat dibelakang itu, memang mereka sudah ada bakar-bakar sampah, ada asap-asap hitam. Tapi pas api mulai membesar itu, mulai dari jam setengah tujuh sore menjelang malam,” katanya.


Silvia korban kebakaran saat memberikan keterangan pers kepada iNews TV.

 

Silvia kemudian berteriak meminta pertolongan setelah melihat kobaran api semakin besar. Sejumlah warga berusaha memadamkan api secara manual sebelum petugas tiba.

“Saya sempat kaget karena lihat kenapa api semakin besar, saya teriak, dan lihat tetangga lain sudah bergerak siram air untuk padamkan api secara manual,” ujarnya.

“Api itu dari (orang) bakar sampah, orang disebelah kita (yang punya bengkel motor bekas),” lanjut Silvia.


Personel Brimob Polda PBD saat membantu mengangkat puing-puing sisa kebakaran belasan rumah warga di Kota Sorong. (FOTO : iNewssorongraya.id - CHAN)

 

Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol H. Andi Muhammad Nurul Yaqin menegaskan bahwa informasi pembakaran sampah masih merupakan keterangan awal dari warga. Kepolisian akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan sumber api secara ilmiah dan berdasarkan alat bukti.

“Juga tentunya kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran. Walaupun memang tadi informasi awal dari warga bahwa kejadian awal diduga akibat adanya warga yang membakar sampah, tapi pastinya akan kami lakukan penyelidikan,” kata Andi.


Belasan rumah di kawasan padat penduduk terbakar. Polisi masih melakukan penyelidikan. (FOTO : iNewssorongraya.id - CHAN)

 

Polisi juga akan memeriksa saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan olah tempat kejadian perkara setelah lokasi dinyatakan aman. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat kelalaian, faktor teknis, atau penyebab lainnya.

FT sebelumnya diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek Sorong Barat. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat karena disebut sempat mengalami penganiayaan oleh sejumlah warga yang marah setelah rumah mereka terbakar.


Warga saling membantu menyelamatkan barang-barang dari musibah kebakaran.

 

Kepolisian belum menyampaikan kondisi terakhir FT maupun kemungkinan proses hukum terkait dugaan penganiayaan tersebut. Polisi juga belum mengumumkan apakah pihak yang diamankan telah menjalani pemeriksaan resmi sebagai saksi atau dalam status lainnya.

Dalam proses penanganan kebakaran, aparat gabungan mengevakuasi warga ke tempat aman dan membantu memadamkan api bersama petugas Pemadam Kebakaran serta masyarakat.

“Langkah kami, langsung bersama masyarakat memadamkan api, kami gabungan dari Polri, TNI dan Pemadam kebakaran juga masyarakat. Warga korban kebakaran tadi juga di evakuasi ke tempat yang aman yah,” ujar Andi.


Warga dan aparat berusahan memadamkan api dalam musibah kebakaran.

 

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran. Namun, polisi masih mendata jumlah rumah yang hangus dan nilai kerugian yang dialami warga.

Penyelidikan yang transparan dibutuhkan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mencegah kesimpulan sepihak terhadap pihak tertentu. Aparat juga perlu mengusut dugaan kekerasan terhadap orang yang diamankan agar penegakan hukum tetap berjalan objektif dan tidak berubah menjadi tindakan main hakim sendiri.

 

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network