get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Ancam Tindak Spekulan BBM di Sorong, Stok Dipastikan Aman

Polisi Peringatkan Hoaks dan Provokasi Paska penembakan oleh OTK di lokasi FBLB Jayawijaya

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:51 WIB
header img
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

 

JAYAPURA, iNewssorongraya.id – Kepolisian meminta masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi menyusul penembakan terhadap dua warga sipil di pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026).

Peringatan itu disampaikan karena hingga kini aparat belum mengungkap identitas ataupun motif orang tidak dikenal yang diduga melakukan penembakan sekitar pukul 12.45 WIT.

Dua korban dalam insiden tersebut adalah Laode Muhammad Kojo (43) dan Salbiah (50), warga Jalan Hom-Hom, Wamena.

Laode mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan, sedangkan Salbiah mengalami luka pada paha kanan serta punggung tangan kanan.

Kedua korban langsung dievakuasi menuju UGD RSUD Wamena. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, keduanya dalam kondisi sadar dan masih mendapatkan tindakan medis.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengetahui kronologi secara utuh.

“Petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas Cahyo.

Seorang saksi yang berada bersama kedua korban di dalam kendaraan saat kejadian telah dimintai keterangan. Informasi tersebut akan dicocokkan dengan temuan lain selama proses penyelidikan.

Sementara itu, aparat gabungan TNI-Polri masih menyisir kawasan dan mengejar pelaku. Pengamanan juga diperkuat untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Festival Budaya Lembah Baliem untuk sementara dihentikan sebagai bagian dari langkah pengamanan.

Cahyo meminta masyarakat menyerahkan proses pengungkapan perkara kepada aparat serta melaporkan informasi yang dapat membantu penyelidikan.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan,” pungkasnya.

Belum terungkapnya pelaku dan motif membuat disiplin informasi menjadi penting di tengah situasi keamanan yang sensitif. Fakta hasil penyelidikan harus menjadi dasar setiap kesimpulan agar insiden penembakan tidak berkembang menjadi kabar liar yang justru memicu keresahan baru di masyarakat.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut