Dua Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Kebun Warga Jayapura
JAYAPURA, iNewsSorongraya.id — Dua benda diduga mortir peninggalan Perang Dunia II ditemukan di area kebun warga di Kampung Doyo Baru Hinekombe, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua. Temuan itu langsung ditangani aparat karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 18.50 WIT di lahan garapan Dister Parako 3 Pasgat, sekitar samping Lapangan Tembak Lanud Silas Papare, Kabupaten Jayapura.
Benda diduga bahan peledak itu pertama kali ditemukan warga saat mencangkul di area kebun. Dari pemeriksaan awal, dua benda tersebut diduga merupakan amunisi jenis mortir yang berasal dari masa Perang Dunia II.
Aparat terkait kemudian mengambil langkah pengamanan awal. Petugas menutup akses di sekitar lokasi dan mengimbau warga menjauhi titik temuan untuk mencegah potensi ledakan atau risiko lain yang dapat mengancam keselamatan.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan laporan penemuan dua benda diduga mortir tersebut masih bersifat awal. Namun, aparat telah turun ke lapangan untuk memastikan kondisi lokasi tetap aman.
“Benar telah diterima laporan adanya dugaan temuan dua benda yang diduga mortir. Saat ini personel sudah melakukan langkah pengamanan awal dan akan dilakukan identifikasi serta penanganan oleh tim Jibom,” ujar Kabid Humas.
Cahyo menegaskan, penanganan benda diduga bahan peledak tidak boleh dilakukan sembarangan. Menurut dia, proses identifikasi dan penanganan lanjutan akan dilakukan oleh Tim Jibom Gegana Sat Brimob Polda Papua sesuai prosedur penanganan bahan peledak.
Hingga kini, lokasi temuan masih berada dalam pengawasan aparat. Warga diminta tidak mendekat, tidak menyentuh, dan tidak memindahkan benda mencurigakan apa pun yang memiliki ciri menyerupai amunisi atau bahan peledak.
“Penanganan sepenuhnya dilakukan oleh personel Jibom yang memiliki kompetensi. Kami minta masyarakat segera melapor jika menemukan benda serupa,” tambahnya.
Temuan ini menjadi pengingat bahwa sisa amunisi perang masih berpotensi ditemukan di sejumlah wilayah Papua, termasuk di area yang kini telah digunakan warga untuk aktivitas pertanian maupun permukiman. Aparat meminta masyarakat segera menghubungi pihak berwenang jika menemukan benda asing yang mencurigakan agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan profesional.
Editor : Hanny Wijaya