get app
inews
Aa Text
Read Next : Rumah Persinggahan di KM 4 Logpon Diduga Jadi Basis Aktivitas KKB Yahukimo

Polisi Buru Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Brigpol Fredi di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:58 WIB
header img
Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 AKBP Andri Alam.

YAHUKIMO, iNewsSorongraya.id  — Tim gabungan kepolisian memburu pelaku penganiayaan yang menewaskan Brigpol Fredi Lukas Awes, personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz-2026, di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Brigpol Fredi ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat senjata tajam di Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIT. Polisi menduga penganiayaan tersebut dilakukan oleh orang tidak dikenal.

Hingga Selasa (21/7/2026), penyidik belum mengungkap identitas pelaku maupun motif di balik serangan tersebut. Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, Polres Yahukimo, dan BKO Brimob Yon B Polda Papua masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami keterangan para saksi.

Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 AKBP Andri Alam mengatakan petugas langsung melakukan tindakan kepolisian setelah menerima laporan kejadian.

“Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar AKBP Andri Alam, S.I.K.

Menurut Andri, penyelidikan dilakukan secara profesional dan objektif untuk memastikan peristiwa tersebut terungkap berdasarkan fakta serta alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengatakan tim gabungan terus mengoptimalkan pencarian terhadap pelaku sembari mendalami kemungkinan motif serangan.

“Kami berkomitmen mengungkap secara menyeluruh pelaku maupun motif dalam peristiwa ini. Seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui hal-hal yang dapat membantu proses penyelidikan,” kata Wakaops.

Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah Brigpol Fredi dibawa ke RSUD Dekai untuk menjalani pemeriksaan medis. Jenazah kemudian diterbangkan ke Jayapura dan telah disemayamkan di rumah duka.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani memastikan aparat akan menuntaskan penanganan perkara tersebut tanpa mengabaikan stabilitas keamanan masyarakat.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya salah satu personel terbaik Polri dalam menjalankan tugas negara. Pengabdian almarhum merupakan wujud dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami memastikan peristiwa ini akan ditangani secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh langkah penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kaops.

Polisi meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Keterangan warga yang mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian dinilai penting untuk mempercepat pengungkapan pelaku dan motif serangan tersebut.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut