Warung Kopi Dibakar Dini Hari, Polisi Perketat Pengamanan di Dekai
YAHUKIMO, iNewssorongraya.id – Sebuah warung kopi milik warga berinisial M (67) terbakar di Jalan Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (18/9/2026) dini hari. Peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah penikaman seorang warga di lokasi berbeda.
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 02.15 WIT. Pemilik warung yang berada di rumah mendengar suara dari arah luar. Saat memeriksa melalui jendela, ia melihat kios kecil di depan rumahnya telah terbakar.
Pemilik kemudian meminta bantuan warga untuk memadamkan api.
Saksi lain berinisial D (29) mengaku mendengar suara langkah kaki yang diperkirakan berasal dari sekitar dua orang sebelum melihat kobaran api. Tidak lama kemudian, saksi juga mendengar bunyi seng dari arah luar.
Informasi mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 02.39 WIT. Personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo bergerak sekitar pukul 02.45 WIT dan tiba di lokasi sekitar pukul 02.50 WIT.
Saat petugas tiba, api telah berhasil dipadamkan warga. Kebakaran menyebabkan bagian dinding kanan warung mengalami kerusakan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengatakan perkara tersebut masih dalam penyelidikan bersama kasus penikaman yang terjadi sehari sebelumnya.
“Kedua perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap kedua kasus tersebut,” ujar Yusuf.
Kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai pelaku maupun motif pembakaran. Penyelidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan mencocokkannya dengan temuan di lokasi kejadian.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengatakan pengamanan terus dilakukan untuk menjaga situasi Dekai.
“Setiap informasi yang kami peroleh akan diverifikasi dan dicocokkan dengan hasil penyelidikan di lapangan. Kami juga terus melakukan langkah-langkah pengamanan untuk menjaga situasi di Dekai tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Polisi juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Pemilik kios atau tempat usaha yang sudah tidak beraktivitas diminta memastikan bangunannya ditutup dan dikunci dengan baik.
Dua kejadian yang berlangsung dalam waktu berdekatan tersebut kini menjadi perhatian aparat keamanan. Namun, hingga penyelidikan selesai, kepolisian belum menghubungkan kedua peristiwa itu sebagai satu rangkaian kejadian.
Penyidik masih bekerja untuk memastikan fakta, mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab, serta menentukan konstruksi perkara berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Editor: Hanny Wijaya