Breaking News! Dua Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong Ditangkap Polisi
SORONG KOTA, iNewssorongraya.id — Tim gabungan Jatanras Ditreskrim Polda Papua Barat Daya dan Polresta Sorong Kota dan jajaran dikabarkan berhasil menangkap dua terduga pelaku pembunuhan Maxi Bless, sekuriti Hotel Rylich Panorama, pada Selasa (2/6/2026) subuh. Penangkapan ini menjadi titik penting dalam kasus penikaman yang sempat memicu kemarahan keluarga korban dan aksi blokade jalan di Kota Sorong, Papua Barat Daya pada bulan April 2026 lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Redaksi iNewssorongraya.id, kedua terduga pelaku ditangkap di wilayah Kamp Kei, Kompleks Surya, Kampung Baru, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong. Lokasi penangkapan disebut berada di kawasan puncak atas, tidak jauh dari kantor BMKG.
“Ia bang, tadi diamankan dua terduga pelaku lokasinya di puncak atas dekat kantor BMKG. Sekitar pukul enam pagi tadi,” ungkap salah satu sumber iNewssorongraya.id.
Saat proses penangkapan berlangsung, kedua terduga pelaku dilaporkan sempat melakukan perlawanan. Namun, aparat yang berada di lokasi langsung mengendalikan situasi dan membawa keduanya ke Mapolresta Sorong Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Tadi sempat ada sedikit perlawanan, tapi anggota banyak, jadi terduga pelaku langsung diamankan. Mereka tadi langung dibawa ke Polres (Mapolresta Sorong Kota),” ungkapnya.
Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Amry Siahaan, membenarkan adanya penangkapan dua terduga pelaku tersebut. Namun, Amry belum menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan maupun peran masing-masing terduga pelaku dalam kasus penikaman yang menewaskan korban.
“Iya benar, (Untuk detil penangkapan) langsung ke Kasat Reskrim yah,” ungkap Kombes Pol Amry Siahaan singkat melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/6/2026) siang.
Redaksi iNewssorongraya.id telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota, AKP Afriangga U Tan, melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon WhatsApp. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.
Kasus ini berawal dari tewasnya Maxi Bless, sekuriti Hotel Rylich Panorama, setelah mengalami luka tusuk akibat ditikam orang tidak dikenal di Jalan Puncak Arfak, Kelurahan Kampung Baru, Distrik Sorong Barat, pada Minggu (26/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.25 WIT.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa Maxi Bless tidak tertolong.
Kematian korban memicu reaksi keras dari pihak keluarga. Pada hari yang sama, keluarga korban melakukan aksi blokade di Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di depan Tugu Siswa, Kota Sorong. Massa menuntut kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan.
Aksi tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu lumpuh total. Sejumlah kendaraan terpaksa memutar balik setelah ruas jalan utama ditutup menggunakan ban bekas dan kayu yang dibakar. Kepulan asap tebal sempat terlihat di sekitar lokasi aksi.
Tidak berhenti di lokasi blokade, puluhan massa juga berjalan kaki menuju Mapolsek Sorong Barat untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada aparat kepolisian. Massa kemudian menggelar aksi di depan Mapolresta Sorong Kota dengan tuntutan yang sama, yakni mendesak aparat mempercepat pengungkapan kasus pembunuhan Maxi Bless.
Penangkapan dua terduga pelaku ini menjawab sebagian tuntutan keluarga korban. Namun, publik masih menunggu penjelasan resmi kepolisian mengenai kronologi penangkapan, motif penikaman, serta konstruksi hukum yang akan diterapkan terhadap para terduga pelaku.
Hingga berita ini diturunkan, Redaksi iNewssorongraya.id masih menunggu keterangan resmi Polresta Sorong Kota terkait hasil pemeriksaan awal terhadap dua terduga pelaku pembunuhan sekuriti Hotel Rylich Panorama tersebut.
Editor : Hanny Wijaya