Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tim Forensik Ungkap Mortir Dipotong Gergaji Picu Ledakan Biak
Advertisement . Scroll to see content

13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Biak, Tiga Korban Belum Ditemukan

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Biak, Tiga Korban Belum Ditemukan
Tim Basarnas Biak saat menyerahkan jenazah potongan tubuh korban ledakan Biak.

 

 

BIAK, iNewssorongraya.id — Tim gabungan menemukan 13 serpihan atau potongan bagian tubuh saat menyisir area Ring 2 pascaledakan di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor.

Temuan itu memperkuat proses identifikasi korban dalam insiden ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II. Hingga Senin malam (1/6), tiga korban masih dinyatakan belum ditemukan.

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan, seluruh potongan tubuh yang ditemukan akan diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua dan RSUD Biak. Pemeriksaan medis dan identifikasi forensik diperlukan untuk memastikan keterkaitan temuan tersebut dengan korban yang masih hilang.

Menurut Ari, tim gabungan belum dapat melakukan pencarian maksimal di area Ring 1 karena lokasi itu belum dinyatakan aman oleh Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua. Area tersebut diduga menjadi pusat ledakan.

“Fokus pencarian saat ini dilakukan di area Ring 2, khususnya wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian. Sementara area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih belum dinyatakan aman atau steril sehingga belum dapat dilakukan pencarian secara maksimal,” ujar AKBP Ari Trestiawan dalam konferensi pers, Senin malam (1/6).

Pencarian di Ring 2 melibatkan unsur TNI-Polri, Basarnas, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, serta instansi terkait. Petugas menyisir kawasan pantai dan perairan sekitar lokasi karena ledakan diduga menyebabkan sebaran material hingga keluar dari titik utama kejadian.

Sebelumnya, lima korban meninggal dunia telah dievakuasi dan dimakamkan di TPU Sorido, Distrik Biak Kota, pada Senin siang. Selain itu, 18 orang dilaporkan mengalami luka ringan. Dua korban masih menjalani perawatan di RSUD Biak.

Ledakan juga berdampak pada warga sekitar. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mencatat 56 warga mengungsi. Mereka terdiri atas 43 orang dewasa dan 13 balita.

Pemerintah daerah telah membentuk tim terpadu untuk menangani dampak sosial, kesehatan, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan dasar warga. Tim tersebut melibatkan Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan, pemerintah distrik, pemerintah kelurahan, dan instansi teknis lainnya.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Untuk sementara waktu warga diminta tidak kembali ke area terdampak sampai lokasi benar-benar dinyatakan aman oleh tim Jibom,” kata perwakilan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Polda Papua meminta warga tidak mendekati garis pengamanan. Aparat menegaskan proses identifikasi, pencarian korban, dan sterilisasi lokasi harus berjalan tanpa gangguan demi mencegah risiko korban tambahan.

 

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut