get app
inews
Aa Text
Read Next : Konvoi Oranje Warnai Waisai, Fans Belanda Raja Ampat Panaskan Duel Lawan Jepang

Polisi Telusuri Indentitas Jenazah Pria Berlife Jacket di Perairan Raja Ampat dan 1 Unit Sekoci

Rabu, 27 Mei 2026 | 05:03 WIB
header img
Kapolres Raja Ampat, AKBP Jems Oktovianus Tegai saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa (26/5/2026) malam. (Foto : iNewssorongraya.id).

RAJA AMPAT, iNewssorongraya.idPolres Raja Ampat menelusuri identitas jenazah laki-laki yang ditemukan mengenakan life jacket di muara Kampung Persiapan Waipun, Distrik Waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa (26/5/2026).

Penelusuran dilakukan melalui alat keselamatan yang digunakan korban dan satu unit sekoci bertuliskan nama kapal KM Lintas Damai 8 yang ditemukan warga tidak jauh dari lokasi. Polisi belum memastikan korban merupakan warga negara asing atau warga negara Indonesia. 

Kapolres Raja Ampat AKBP Jems Oktovianus Tegai mengatakan, informasi awal yang menyebut korban sebagai WNA masih sebatas laporan warga yang pertama kali menemukan jenazah.

“Jadi harus saya klarifikasi yah, jadi sebenarnya itu cuma laporan dari informasi orang yang pertama kali ketemu (jenazah tersebut) warga di kampung itu karena dia melihat itu awalnya karena jenasanya itu warna putih, yang dia laporkan itu bule (WNA) dan sebagainya. Sampai sekarang kami belum bisa memastikan apakah itu warga negara asing atau warga negara Indonesia. Jadi saya sementara sampaikan itu di awal,” kata Jems kepada iNewssorongraya.id, Selasa malam. 

Menurut Jems, penyidik masih mendalami dua hal utama, yakni identitas korban dan penyebab kematian. Polisi juga telah berkoordinasi dengan Imigrasi dan Syahbandar untuk menelusuri asal-usul korban melalui petunjuk pada life jacket.

“Intinya kami masih melakukan penyelidikan awal yah, yang pertama tentu identitas dari jenazah yang ditemukan ini, apakah ini warga negara asing atau warga negara Indonesia, kemudian yang kedua penyebab dari orang yang ditemukan ini meninggal, kita masih melakukan penyelidikan untuk itu,” katanya. 

Jems menjelaskan, nama kapal pada life jacket dan keberadaan sekoci menjadi petunjuk penting untuk membuka asal kapal, status korban, serta kemungkinan kronologi sebelum jenazah ditemukan.

“Termasuk dengan Imigrasi dan Syahbandar juga kita lakukan koordinasi. Kita berusaha menelusuri dari situ. Dengan Imigrasi, kita melakukan pengecekan identitas dari life jacket yang digunakan korban, karena ada nama kapal di life jacket tersebut. Mudah-mudahan dalam waktu singkat kita bisa mengidentifikasi jenazah ini, apakah warga negara asing atau warga negara Indonesia. Kami berharap pihak Imigrasi bisa mendapatkan identitasnya sehingga kita bisa menghubungi keluarganya untuk datang melihat jenazahnya,” ujar Jems.

Selain memeriksa petunjuk pada life jacket, polisi juga mendalami temuan sekoci di sekitar lokasi penemuan jenazah. Jems berharap dua barang tersebut dapat membantu penyidik mengungkap identitas korban dan penyebab kematian.

“Saat ditemukan juga, tidak jauh dari Jenazah tersebut,warga juga temukan satu unit sekoci. Semoga dari life jacket dan sekoci ini ada petunjuk awal yah, identitas dan penyebab kematian korban tersebut,” ucap Jems. 

Hingga kini, Polres Raja Ampat belum menyimpulkan status kewarganegaraan korban. Polisi masih menunggu hasil pendalaman penyidik, koordinasi lintas instansi, dan pemeriksaan medis sebelum menyampaikan kesimpulan resmi.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut