Ancaman KKB Meningkat, TNI-Polri Satukan Kendali Operasi Keamanan di Papua
JAYAPURA, iNewssorongraya.id – Meningkatnya aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua mendorong TNI dan Polri memperkuat konsolidasi operasi keamanan melalui satu kendali komando terpadu di wilayah Papua dan Papua Barat.
Langkah itu mengemuka dalam pertemuan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto dengan Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin di Mapolda Papua, Jayapura.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas aparat keamanan dalam menghadapi dinamika ancaman bersenjata yang belakangan meningkat di sejumlah daerah.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan pembahasan utama dalam pertemuan itu berkaitan dengan situasi keamanan terkini di Papua, termasuk peningkatan aksi KKB.
“Sebagai langkah antisipatif dalam menangani KKB disepakati peningkatan pengamanan di sejumlah wilayah rawan, terkhusus di Papua Selatan,” ujar Kombes Cahyo.
Ia menjelaskan strategi penanganan tidak hanya berfokus pada operasi pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan intelijen dan preventif agar potensi gangguan dapat ditekan sejak dini.
Menurut dia, pendekatan humanis kepada masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam pola pengamanan di Papua.
“Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan serta menjamin kegiatan masyarakat berjalan aman dan kondusif,” katanya.
Selain membahas ancaman keamanan, TNI-Polri juga menyepakati penguatan koordinasi pertukaran data dan informasi intelijen guna mempercepat pengambilan keputusan dalam operasi di lapangan.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat pola pergerakan kelompok bersenjata di Papua terus berkembang dan membutuhkan respons cepat dari aparat gabungan.
Dalam audiensi itu, Kapolda Papua dan Pangkogabwilhan III turut membahas pengamanan sejumlah objek vital, termasuk Stadion Lukas Enembe yang akan digunakan dalam pertandingan Liga 2 Zona 4.
Kegiatan pengamanan dinilai menjadi perhatian serius agar agenda olahraga nasional dapat berlangsung tanpa gangguan keamanan.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Papua, Mapolda Baru Koya Koso, itu juga dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir, para pejabat utama Polda Papua, serta jajaran Kogabwilhan III.
Prosesi diawali dengan penyambutan dan silaturahmi antarpimpinan institusi, kemudian dilanjutkan pembahasan strategi penguatan soliditas dan koordinasi lintas sektor.
Sinergi TNI-Polri dalam pertemuan tersebut memperlihatkan upaya negara memperkuat stabilitas keamanan di Papua di tengah tantangan gangguan bersenjata yang masih menjadi perhatian serius pemerintah.
Dengan penyatuan kendali operasi dan penguatan koordinasi lintas institusi, aparat keamanan berharap situasi Papua tetap kondusif sehingga aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah dapat berjalan tanpa gangguan.
Editor : Hanny Wijaya