get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Maybrat Gelar Ratas Bersama Forkompimda Usai 3 Prajurit TNI AL Jadi Korban Serangan KKB

Terobos Zona Merah, Bupati Maybrat dan Forkopimda Tembus Kampung Sori

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:40 WIB
header img
Bupati Maybrat dan Forkompinda salurkan bantuan sosial dan pulihkan rasa aman bagi masyarakat di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan. [FOTO : iNewssorongraya.id - CHAN]

MAYBRAT, iNewsSorongraya.id – Pemerintah Kabupaten Maybrat menegaskan kehadiran negara di wilayah rawan dengan langkah konkret. Di tengah situasi keamanan yang masih sensitif pasca insiden kekerasan, Bupati Maybrat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerobos Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Selasa (24/3/2026), untuk menyalurkan bantuan sosial sekaligus memulihkan rasa aman warga.

Di bawah pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri, rombongan bergerak dari Kantor Bupati menuju lokasi yang sebelumnya dilaporkan rawan. Pemerintah membawa bantuan bahan makanan bagi masyarakat terdampak sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan dasar warga.

Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa pemerintah tidak mundur menghadapi ancaman, sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat bertahan di kampung halaman tanpa tekanan untuk mengungsi.


Bupati Maybrat didampingi Kapolres dan Forkompinda saat melakukan dialog dengan warga masyarakat kampung Sori, Distrik Aifat Selatan. [FOTO : iNewssorongraya.id]

 

Turut dalam rombongan tersebut Bupati Maybrat Karel Murafer, Sekretaris Daerah Ferdinandus Taa, Dandim 1809/Maybrat Letkol Inf Arif Setya Utomo, Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Melianus Saa, unsur Yonmarhanlan 9 Marinir, Wadanyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Barat Daya, AKP Haryono Fenetiruma, serta tokoh agama dan gereja dari Klasis Aifat.

Setibanya di Pos Yonmarhanlan 9 Marinir Kampung Sori, pemerintah langsung bertemu masyarakat di lapangan terbuka. Bantuan berupa beras dan air minum diserahkan kepada warga sebagai upaya meringankan beban di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Bupati Maybrat Karel Murafer menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas distribusi logistik, tetapi juga bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat di wilayah terdampak.

“Saya minta masyarakat bantu pemerintah daerah baik pihak TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Maybrat,” kata Karel.

Ia menekankan bahwa keamanan menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Tanpa stabilitas, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat tidak akan berjalan optimal.

“Saya minta kepada masyarakat tetap melakukan aktivitas seperti biasa yang penting wilayah ini aman,” ujarnya.

Karel juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda telah menggelar rapat kolaboratif untuk memperkuat situasi kondusif dan memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif.


Kapolres Maybrat bersama Bupati dan Forkompinda saat melakukan dialog dengan warga masyarakat kampung Sori, Distrik Aifat Selatan. [FOTO : iNewssorongraya.id]

 

Sementara itu, Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek menegaskan komitmen aparat dalam menjaga keamanan bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

“Kami TNI-Polri juga rekan-rekan satgas yang menjalankan tugas, kami juga tinggalkan keluarga, kami juga tinggalkan anak istri untuk menjalankan tugas kami hanya mencari pitis (uang) makan kita semua punya hati kitong takut sama Tuhan. Pesan saya mari kita sama-sama saling membantu,” ucap Ruben.

Kapolres juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak meninggalkan kampung halaman, serta menjaga komunikasi dengan aparat keamanan.

“Kehadiran kami bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga untuk melindungi dan menjaga masyarakat. Mari bersama-sama kita jaga keamanan agar aktivitas dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dandim 1809/Maybrat Letkol Inf Arif Setya Utomo turut mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mendukung program pemerintah daerah demi terwujudnya Maybrat yang aman dan sejahtera. Sementara itu, pihak Yonmarhanlan 9 Marinir memastikan kehadiran aparat tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga pelayanan sosial, termasuk dukungan kesehatan dan pendidikan.

Distribusi bantuan sosial ini menjadi bagian dari strategi pemulihan sosial terintegrasi. Pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui pendekatan humanis.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat sebelum rombongan kembali ke Kumurkek. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan kondusif.

Dengan pengamanan yang terus diperkuat serta keterlibatan aktif Forkopimda, pemerintah optimistis situasi di Kabupaten Maybrat segera pulih. Kehadiran langsung pejabat daerah dan aparat di titik rawan menjadi pesan kuat bahwa negara tidak absen, bahkan di wilayah paling rentan sekalipun.

 

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut