get app
inews
Aa Text
Read Next : Pasca Serangan KKB di Maybrat, Pemda Perkuat Koordinasi Keamanan dan Penanganan Korban

Bupati Maybrat Sesalkan Serangan KKB: Dua Marinir Gugur, Upaya Damai Tercoreng di Wilayah Konflik

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38 WIB
header img
Bupati Maybrat, Karel Murafer saat diwawancarai wartawan paska penyerangan KKB terhadap prajurit TNI. [FOTO : iNewssorongraya.id - CHAN]

 

SORONG, iNewssorongraya.idBupati Maybrat, Karel Murafer, menyatakan penyesalan mendalam atas insiden penyerangan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pasukan TNI di Kampung Sori, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026). Serangan tersebut menewaskan dua prajurit Marinir dan melukai satu lainnya.

Peristiwa berdarah itu dinilai menjadi pukulan serius bagi upaya pendekatan damai yang selama ini dibangun pemerintah daerah bersama aparat keamanan di wilayah rawan konflik tersebut.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Maybrat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya dua prajurit terbaik bangsa yang telah berjuang demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Karel kepada wartawan.

Karel menegaskan, selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya, Pemkab Maybrat telah mengedepankan pendekatan persuasif dalam meredam konflik. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pendekatan sosial kepada kelompok yang berseberangan.

Ia menyebut, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri telah beberapa kali turun langsung ke wilayah konflik untuk membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Kami sudah hampir dua belas kali masuk ke wilayah konflik bersama TNI dan kepolisian. Pendekatan yang kami lakukan bersifat soft, seperti pembangunan jembatan, jalan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Salah satu proyek yang disebut menjadi simbol pendekatan tersebut adalah pembangunan jembatan Ekret menuju Aisah, yang diharapkan dapat membuka akses dan mempercepat pembangunan di wilayah terisolasi.

Menurutnya, strategi itu bertujuan untuk mengajak kelompok yang berbeda ideologi agar kembali bergabung dalam proses pembangunan daerah.

Ironisnya, insiden penyerangan terjadi saat Bupati Maybrat bersama jajaran pejabat daerah tengah berada di Kota Sorong untuk agenda silaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami baru saja turun ke Sorong untuk bersilaturahmi dengan Forkopimda provinsi. Namun, kami langsung mendapat kabar penyerangan di Kampung Sori yang menyebabkan tiga prajurit tertembak, dua di antaranya gugur,” jelasnya.

Satu prajurit yang selamat kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Kota Sorong.

Menanggapi kejadian tersebut, Karel langsung berkoordinasi dengan Gubernur Papua Barat Daya, Danrem, Kabinda, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ia menyebut, rapat darurat digelar untuk merumuskan langkah strategis pasca-insiden, termasuk penguatan keamanan dan penanganan korban.

“Kami langsung mengambil langkah cepat, berkoordinasi dengan Gubernur dan Forkopimda. Kami juga mengunjungi korban di rumah sakit serta memberikan bantuan untuk proses pemulangan jenazah ke daerah asal,” katanya.

Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi turut menanggung biaya pemulangan jenazah dua prajurit yang gugur sebagai bentuk penghormatan dan empati.

Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati Maybrat juga meminta seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Saya berharap semua pihak mendukung aparat yang sedang bertugas untuk melakukan penindakan terhadap pelaku. Ini penting demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan kembali menggelar rapat lanjutan bersama Forkopimda Kabupaten Maybrat guna menentukan langkah strategis berikutnya, termasuk pendekatan sosial kepada masyarakat agar situasi tetap kondusif.

Karel memastikan, duka yang dirasakan tidak hanya milik keluarga korban, tetapi juga seluruh masyarakat Maybrat. Ia berharap pengorbanan para prajurit menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan keamanan nasional.

“Kami berdoa agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut