get app
inews
Aa Text
Read Next : Resmikan Pasar Mama-Mama Papua di Sorong, Gubernur Elisa Gelontorkan Rp 2,3 Miliar untuk 492 UMKM

Dua Marinir Gugur dalam Serangan KKB di Maybrat, Gubernur Elisa Kambu Sampaikan Duka Cita Mendalam

Senin, 23 Maret 2026 | 00:35 WIB
header img
Gubernur PBD, Elisa Kambu didampingi Forkompinda saat memberikan keterangan pers kepada wartawan. [FOTO : iNewssorongraya.id]

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id  — Tiga prajurit TNI Angkatan Laut dari Batalyon Marinir 9 menjadi korban dalam serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Sory, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026) pagi. Dua prajurit gugur, sementara satu lainnya mengalami luka serius.

Insiden terjadi saat personel yang tergabung dalam Satgas Koops Habema selesai melaksanakan patroli rutin. Mereka disergap secara tiba-tiba oleh kelompok bersenjata yang diduga telah mengintai pergerakan aparat.

Dua korban meninggal dunia masing-masing adalah Prada Marinir Elki Saputra dan Prada Marinir Andi Suvio. Sementara Kopda Marinir Eko Sutikno mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke RSAL dr. Oetojo, Kota Sorong, untuk mendapatkan penanganan intensif.

Selain menimbulkan korban jiwa, kelompok penyerang juga dilaporkan membawa kabur dua pucuk senjata api laras panjang milik prajurit sebelum melarikan diri ke arah hutan.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bergerak cepat merespons peristiwa tersebut. Gubernur Elisa Kambu, bersama Bupati Maybrat dan unsur Forkopimda, langsung mengunjungi korban di RSAL dr. Oetojo sebagai bentuk empati dan dukungan kepada keluarga prajurit.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, saya menyampaikan duka cita mendalam. Kejadian ini menjadi pengingat agar kewaspadaan terus ditingkatkan dan tidak memberi ruang bagi insiden serupa,” ujar Elisa Kambu.

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut telah melampaui batas kemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Kita tidak boleh memberi celah untuk kejadian seperti ini terulang lagi. Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga korban. Kita berharap ke depan tidak ada lagi tindakan seperti ini atas nama apa pun,” tegasnya.

Serangan ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata di Papua Barat Daya dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, insiden di Tambrauw pada awal Maret 2026 juga menewaskan warga sipil, memperkuat indikasi meningkatnya gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Peristiwa di Maybrat dinilai menjadi sinyal serius atas kerentanan aparat saat menjalankan tugas di daerah rawan konflik. Selain itu, perampasan senjata oleh kelompok bersenjata berpotensi memperparah eskalasi kekerasan ke depan.

Dua jenazah prajurit yang gugur telah diautopsi di RSAL dr. Oetojo, Sorong. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Markas Pasmar 3 untuk disemayamkan sebelum diberangkatkan ke daerah asal masing-masing pada Senin (23/3/2026) menggunakan penerbangan komersial.

Sementara itu, prajurit yang mengalami luka serius direncanakan akan dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Hingga kini, aparat gabungan TNI masih melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam serangan tersebut. Operasi difokuskan di wilayah Maybrat dan jalur hutan yang diduga menjadi rute pelarian pelaku.

Langkah ini dilakukan untuk mengamankan situasi sekaligus mencegah potensi serangan lanjutan.

Serangan di Distrik Aifat Selatan bukan sekadar insiden keamanan biasa, melainkan peringatan keras atas meningkatnya ancaman di Papua Barat Daya. Gugurnya dua prajurit Marinir menjadi simbol mahalnya harga yang harus dibayar dalam menjaga kedaulatan di wilayah konflik.

Tanpa langkah tegas, terukur, dan berkelanjutan, eskalasi kekerasan berpotensi terus menggerus stabilitas keamanan serta mengancam keselamatan aparat dan masyarakat sipil. Pemerintah daerah pun menegaskan satu sikap: kewaspadaan tidak boleh ditawar.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut