get app
inews
Aa Text
Read Next : Drama Berdarah di Sorong: Oknum Polisi Tikam Adik Ipar hingga Bersimbah Darah

Kebakaran Maut di Belakang TMP Sorong, Pelajar SMP hingga Balita Jadi Korban Tewas

Rabu, 11 Maret 2026 | 17:56 WIB
header img
Tragedi memilukan melanda Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (11/3/2026) dini hari. Foto: Ist

KOTA SORONG, iNewsSorongraya.id -  Tragedi memilukan melanda Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (11/3/2026) dini hari. Sebuah rumah di kompleks belakang Taman Makam Pahlawan Tri Jaya Sakti ludes terbakar, merenggut nyawa tiga kakak beradik yang terjebak di dalam bangunan saat api berkobar sekitar pukul 01.30 WIT.

Nahasnya, ketiga korban berada di rumah tanpa pengawasan orang tua saat musibah terjadi. Sang ibu diketahui sedang bekerja menjadi pedagang asongan di kapal, sementara sang ayah sedang berada di luar rumah untuk bertemu rekannya.

Ketiga anak yang menjadi korban jiwa dalam insiden ini adalah Iren Latuharhary (14), Pangeran Latuharhary (6), dan balita bernama Antoni Latuharhary yang masih berusia satu tahun.

Sementara dua saudara mereka selamat, yakni Imanuel Latuharhary (5) dan Diran Latuharhary (4). Diduga ketiga korban sedang tertidur lelap saat kebakaran terjadi sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Isak tangis keluarga pecah di kamar jenazah RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, saat kerabat melihat kondisi jenazah korban yang hangus terbakar. Ayah korban juga sempat hampir diamuk massa oleh keluarga dan warga ketika tiba di kamar jenazah.

Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Koferbuk, Ruben Isir, mengatakan kebakaran terjadi saat sebagian besar warga sedang tertidur. Ia juga menyebut lokasi rumah yang terbakar cukup jauh dari permukiman warga dan berada di bawah kaki gunung, sehingga proses pemadaman api sulit dilakukan.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Sorong Kota, AKP Afriangga U. Tan, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Dari informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh salah satu anak yang bermain korek api.

Tim identifikasi Satreskrim Polresta Sorong Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi kebakaran, polisi menemukan sejumlah serpihan tulang dan tengkorak korban serta gelang yang masih melingkar di pergelangan tangan salah satu jenazah.

Olah tempat kejadian perkara dilakukan dengan menyisir seluruh bagian rumah yang terdiri atas dua kamar tidur, ruang tamu, ruang tengah, dan dapur. Polisi juga mengumpulkan berbagai barang bukti guna memastikan penyebab kebakaran yang menewaskan tiga anak tersebut.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut