get app
inews
Aa Text
Read Next : Misteri Kematian Abraham Delano Kambu: Keluarga Blokir Jalan, Wakapolda Papua Barat Daya Temui Massa

Dialog Humanis Wakapolda Papua Barat Daya Dengan Keluarga Korban, Massa Buka Blokade Jalan

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:46 WIB
header img
Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa lakukan dialog humanis dengan pihak keluarga korban pembunuhan yang memblokade jalan raya. [FOTO : iNewssorongraya.id - CHAN]

Ia juga meminta kepolisian mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.
“Kedua, anak kami dibunuh oleh teman-teman yang tidak bertanggung jawab di hutan rimba ini yang menyatakan bahwa mereka bunuh salah satu TNI atau Polri. Nah, itulah yang keluarga minta agar Kepolisian bisa menjelaskan informasi tersebut,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan keluarga, Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa menyampaikan belasungkawa sekaligus menjelaskan perkembangan penyelidikan awal. 

Menurutnya, kepolisian masih mengumpulkan berbagai keterangan untuk mengungkap secara terang peristiwa yang menewaskan Delano.
“Kini saya hadir karena kejadian di Tambrauw yang menimpa almarhum adik Delano ini menjadi atensi penting Bapak Kapolda,” kata Semmy. 

Ia menjelaskan, setelah korban dilaporkan hilang, aparat gabungan TNI–Polri langsung melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban.
“Awalnya almarhum sempat tidak ditemukan. Motor ada, kemudian anggota bersama masyarakat mencari sampai akhirnya almarhum ditemukan,” ujarnya. 

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, polisi menduga pelaku berasal dari kelompok kriminal  bersenjata [KKB] yang selama ini beroperasi di kawasan hutan sekitar Distrik Bamusbama.
 
“Informasi awal patut diduga pelakunya adalah kelompok [KKB] yang bergerak di dalam hutan dan dipersenjatai. Ini bukan rahasia umum karena beberapa kali terjadi kejadian di wilayah tersebut,” kata Semmy. 

Ia menambahkan, kawasan Bamusbama sebelumnya juga pernah menjadi lokasi aksi teror, termasuk pembakaran kantor distrik beberapa tahun lalu.

Semmy menegaskan peristiwa tersebut kini menjadi perhatian serius Kapolda Papua Barat Daya. Polda akan menggelar rapat khusus guna mempercepat proses penyelidikan.

“Hari ini kami akan menggelar rapat khusus di Polda untuk mendalami peristiwa ini. Kami sedang mengumpulkan data dan keterangan agar kejadian yang menimpa almarhum bisa menjadi terang,” ujarnya. 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut