TNI Amankan 21.400 Batang Ganja senilai Rp8 Miliar di Yahukimo, Diduga Milik OPM

Jonathan Simanjuntak
TNI mengamankan sedikitnya 21.400 batang pohon ganja yang tumbuh di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsSorongRaya.id — Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil mengamankan sedikitnya 21.400 batang pohon ganja yang tumbuh di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Puluhan ribu tanaman haram tersebut ditemukan tersebar di dua wilayah, yakni Kampung Ibiroma dan Kampung Hesmat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Muhammad Nas, menjelaskan bahwa operasi pembersihan ladang ganja ini dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif 725/Woroagi, Letkol Inf Safril. Personel di lapangan bergerak melakukan penyisiran ketat hingga berhasil membersihkan seluruh tanaman ganja dari lokasi tersebut.

"Sebanyak 21.400 batang pohon ganja berhasil diamankan, yang di taksir bernilai sekitar Rp8 miliar," kata Nas dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Nas mengungkapkan, hasil pendalaman awal mengindikasikan bahwa keberadaan ladang ganja berskala besar ini tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan jaringan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pengamanan barang bukti ini menjadi langkah krusial TNI dalam memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Papua Pegunungan.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, keberadaan ladang ganja tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya," lanjut dia.

Lebih lanjut, Nas menegaskan komitmen penuh TNI untuk menjaga stabilitas keamanan di tanah Papua, sekaligus mendukung langkah pemerintah mengikis habis peredaran gelap narkoba yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

"Atas keberhasilan tersebut, personel Satgas Yonif 725/WRG yang terlibat dalam pelaksanaan tugas mendapatkan reward sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan dalam menjalankan tugas," tandasnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network