Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan TNI, Sutradara Pertanyakan Dasar Kewenangan

LORAINE AMANDA
Sutradara film pesta babi, Dandhy Dwi Laksono (Kanan) dan Dandim 1501/Ternate, Kolonel Inf Jani Setiadi (Kiri)

TERNATE, iNewsSorongraya.id – Pembubaran paksa kegiatan nonton bareng dan diskusi film dokumenter Pesta Babi oleh prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 1501/Ternate memicu sorotan tajam. Sutradara film tersebut, Dandhy Dwi Laksono, mempertanyakan dasar kewenangan aparat TNI dalam menghentikan kegiatan sipil yang berlangsung di Kota Ternate, Maluku Utara.

Insiden itu terjadi pada Jumat (8/5/2026) ketika sejumlah prajurit Kodim 1501/Ternate mendatangi lokasi pemutaran film dan meminta kegiatan dihentikan. Pembubaran dilakukan dengan alasan film tersebut dinilai memicu kegaduhan dan dianggap provokatif berdasarkan aduan serta diskursus di media sosial.

Dandhy menilai alasan yang disampaikan aparat militer tidak memiliki dasar logis dan cenderung dipaksakan untuk membenarkan tindakan pembubaran terhadap ruang diskusi publik.

Menurut dia, apabila kegiatan tersebut dianggap mengganggu ketertiban umum, maka penanganannya seharusnya dilakukan aparat kepolisian, bukan prajurit TNI.

Editor : Chanry Suripatty

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network