JAKARTA, iNewsSorongraya.id - Kementerian Luar Negeri memberikan penjelasan mendalam mengenai partisipasi Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) atau pasukan stabilisasi internasional yang akan dikirim ke Gaza.
Dalam keterangannya, Kemlu menegaskan bahwa keterlibatan ini sepenuhnya berada di bawah kendali nasional Indonesia dan sama sekali bukan merupakan misi tempur ataupun operasi militer.
Langkah ini diambil berdasarkan mandat Dewan Keamanan PBB Resolusi 2803 Tahun 2025 serta tetap berpegang teguh pada prinsip politik luar negeri bebas-aktif dan hukum internasional yang berlaku.
Fokus utama dari kehadiran personel Indonesia di Gaza adalah misi kemanusiaan yang meliputi perlindungan warga sipil, pemberian bantuan kesehatan, serta mendukung proses rekonstruksi wilayah yang terdampak konflik.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
