Pesan Berantai KKB Masuk Sorong Bikin Resah, Kapolres Tegas: Situasi Aman, Jangan Terprovokasi!

CHANRY SURIPATTY
Kapolres Sorong, AKBP Edwin Parsaoran, menegaskan bahwa situasi kamtibmas di Kabupaten Sorong hingga saat ini tetap aman dan kondusif. [FOTO : Dok Polres Sorong]

 

AIMAS, iNewssorongraya.id – Kepolisian Resor (Polres) Sorong akhirnya angkat bicara terkait maraknya pesan berantai dan rekaman suara yang viral di tengah masyarakat. Informasi yang menyebut adanya pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Sorong Raya dipastikan tidak sepenuhnya benar dan berpotensi menyesatkan publik.

Kapolres Sorong, AKBP Edwin Parsaoran, menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Sorong hingga saat ini tetap aman dan kondusif.

“Setelah dilakukan pengecekan terhadap beberapa informasi yang beredar, secara umum wilayah Kabupaten Sorong aman,” ujar Edwin kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Ia secara tegas membantah rekaman suara yang menyebut adanya imbauan dari Polsek Klamono untuk melarang masyarakat bepergian pada malam hari menuju Kabupaten Maybrat.

“Rekaman suara yang menyebutkan adanya larangan dari Polsek Klamono untuk bepergian malam ke Maybrat adalah hoax dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sebelumnya, masyarakat Sorong Raya dihebohkan oleh pesan berantai yang menyebar luas melalui WhatsApp. Pesan tersebut memperingatkan adanya aktivitas kelompok bersenjata di sejumlah titik, mulai dari kawasan SP 2, SP 3, hingga hutan lindung di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong.

Dalam narasinya, pesan itu menyebut kelompok bersenjata terlihat di beberapa lokasi, bahkan diklaim sempat muncul dalam acara kedukaan di wilayah Sisipan serta bergerak hingga kawasan Klasmelek dan Klamono.

“Kawan-kawan, kalau mau ke arah SP khususnya di SP2-3 sama di sekitar hutan lindung hati-hati karena KKB sudah berkeliaran di sekitar situ,” tulis isi pesan yang beredar luas.

Tak hanya itu, pesan tersebut juga mengklaim adanya dugaan percobaan penyerangan terhadap seorang pekerja kayu di kawasan hutan Klasmelek.

“Dua hari lalu terjadi kejadian dengan pekerja senso kayu, didatangi orang rambut gimbal dan mau menyerang, beruntung korban selamat karena berteriak,” lanjut isi pesan tersebut.

Informasi ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi kekerasan di Papua Barat Daya sepanjang Maret 2026, termasuk insiden di Tambrauw dan Maybrat yang menewaskan warga sipil dan prajurit TNI, sehingga memicu kecemasan publik.

Menanggapi situasi tersebut, Kapolres Sorong mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan terprovokasi oleh kabar yang belum tentu benar atau hoaks,” katanya.

Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada aparat kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain itu, Polres Sorong memastikan akan terus meningkatkan patroli serta pemantauan di sejumlah titik rawan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Sementara itu, Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Hengkelere, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar.

“Selamat siang rekan-rekan wartawan, kami masih konfirmasi dan rencana akan melaksanakan rilis besok. Untuk waktu akan kami sampaikan segera, terima kasih,” ujarnya.

Di tengah tingginya sensitivitas keamanan di Sorong Raya, aparat keamanan terus memperkuat patroli di jalur penghubung antar distrik serta kawasan hutan yang dianggap rawan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sempat diliputi kekhawatiran akibat informasi yang belum jelas kebenarannya.

Dengan klarifikasi resmi dari kepolisian, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh isu menyesatkan yang beredar di ruang digital.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network