Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kuasa Hukum WS Buka Suara: Kooperatif Diperiksa, Tunggu Proses Hukum di Polda
Advertisement . Scroll to see content

Raja Ampat Dorong Regulasi Ketat, Pariwisata Tak Boleh Korbankan Hak Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:09 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
Raja Ampat Dorong Regulasi Ketat, Pariwisata Tak Boleh Korbankan Hak Warga
Pemerintah, masyarakat adat, dan pelaku usaha memperkuat kolaborasi agar pariwisata Raja Ampat tumbuh tanpa mengorbankan alam dan warga lokal.

Dari sisi masyarakat adat, Charlie Imbir menekankan bahwa laut dan hutan bukan sekadar aset wisata, melainkan warisan yang harus dipertahankan.

“Melalui kolaborasi pemerintah bersama para mitra dalam forum ini, kami berharap aktivitas wisata di Raja Ampat untuk tahun-tahun mendatang tetap menghormati tatanan adat, menjaga laut tetap bersih, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal,” tuturnya.

Sementara itu, Yani Mile menyatakan dukungan terhadap penerapan regulasi yang lebih ketat, terutama terhadap aktivitas kapal wisata. Namun, pengetatan aturan dinilai perlu berjalan beriringan dengan kepastian usaha.

“Keberlanjutan Raja Ampat ke depan tidak hanya soal menjaga ekosistem lautnya, tetapi juga merawat iklim usahanya. Ketika standar lingkungan bagi kapal wisata diterapkan secara tegas namun adil, serta pemerintah dan pelaku usaha dapat duduk bersama sebagai mitra—maka investasi pariwisata yang masuk akan tetap menarik sekaligus melindungi hak-hak masyarakat lokal.”

Dengan demikian, pekerjaan terbesar setelah forum bukan lagi sekadar menyepakati agenda, tetapi memastikan regulasi benar-benar diterapkan secara konsisten. Raja Ampat membutuhkan pariwisata yang tumbuh dengan aturan, bukan pertumbuhan yang kemudian memaksa alam dan masyarakat menanggung akibatnya.

Keberhasilan kebijakan ini pada akhirnya akan terlihat dari dua ukuran yang sama penting: ekosistem yang tetap terlindungi dan masyarakat lokal yang benar-benar merasakan manfaat ekonomi dari industri pariwisata.

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut